AMBON, Siwalimanews – Puluhan Karyawan The Natsepa Hotel, mengadukan nasib mereka ke DPRD Provinsi Maluku, lantaran dipecat secara sepihak tanpa alasan yang jelas.

Mereka tiba di DPRD pukul 11.30 WIT dan langsung diterima Ketua DPRD Maluku Lucky Wattimury didampingi Wakil Ketua DPRD Melkias Sairdekut, di ruang kerja Ketua DPRD, Kamis (18/3).

Di depan Wattimury dan Sairdekut mereka yang diPHK ini mengaku kesal dengan sikap General Manager tempat mereka bekerja, sebab melakukan PHK secara sepihak.

Selain itu, selama bekerja hampir 7 tahun, mereka sering mendapat intimidasi dari General Manager. Mereka juga mengaku kesal dengan sikap Disnaker Maluku, karena sudah tiga kali mengabaikan laporan pengaduan yang mereka sampaikan.

Usai mendengar penjelasan karyawan, Wattimury berjanji akan mengundang pihak Disnakertrans dan GM The Natsepa Hotel untuk pertanyakan hal ini.

Baca Juga: Kajari Ajak Stafnya Komitmen Menuju WBBM

“Menyikapi persoalan ini, DPRD akan mengundang Disnakertrans Provinsi serta GM The Natsepa untuk pertanyakan ini,” janji Wattimury kepada para karyawan tersebut.

Usai pertemuan, Wattimury kepada wartawan menjelaskan, secara lisan puluhan karyawan ini sudah menyampaikan akar permasalahan mereka dan DPRD sudah meresponsnya.

“Tadi itu mereka datang ke DPRD Mlauku laporkan bahwa mereka diPHK sepihak. Itu artinya mereka sudah dipilih jalur yang benar untuk menyampaikan aspirasi mereka kepada kita di DPRD,” ucap Wattimury.

Setelah ini, DPRD akan undang Disnaker dan pihak The Natsepa Hotel dan akan membicarakan secara tuntas persoalan PHK tersebut.

“Kita akan selesaikan masalah ini secepatnya, kita tidak mau mereka jadi korban dari semua kebijakan secara sepihak, oleh karena itu, nantinya akan diselesaikan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ungkap Wattimury.

Selain itu, hari ini juga, DPRD telah meminta kepada LBH Unpatti untuk mendampingi para karyawan ini dan berposes melakukan mediasi. Setelah itu dilakukan koordianasi dengan DPRD, sehingga DPRD juga bisa tahu perkembangannya serta penyelesaiannya seperti apa.

Wattimury berharap, masalah ini bisa terselesaikan dengan baik, sebab tugas DPRD adalah menampung aspirasi yang disampaikan, serta menyelesaikannya dengan cara yang baik, sehingga semua pihak merasa puas dengan kebijakan yang diambil.

“Saya minta kepada mereka untuk mengumpulkan data-data dan berikan kepada kami dan akan kita panggil pihak terkait untuk membuka semuanya. Dengan demikian masalah dapat diselesaikan,” tutupnya. (S-51)