PIRU. Siwalimanews –  Dinas Kesehatan Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) diminta rajin melakukan sosialisasi terkait dengan vaksi kepada mayarakat. Sosialisasi ini untuk meyakinkan masyarakat tentang vaksin Covid-19 serta menghilangkan berita hoax yang beredar,” tegas Anggota DP RD SBB Abu Silawane kepada Siwalima, Selasa (19/1).

Silawane mengakui, pelaksanaan vaksinasi ini sudah ada petunjuk teknisnya, seperti tercantum dalam SK Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI No 02.02/4/1/ 2021, tentang petunjuk teknis pelaksanaan vaksinasi dalam rangka penanggulangan Covid-19.

“SK itu harus menjadi acuan, agar proses vaksinasi tidak menimbulkan hal yang tidak diinginkan. Ada sekitar 14 kriteria yang tidak bisa disuntik vaksin,” katanya. Olehnya dirinya berharap peran penting Dinas Kesehatan dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

“Peran Dinkes untuk terus lakukan sosialisasi sangat diutamakan dalam membantu serta menjawab berita-berita hoax yang tersebar di masyarakat terkait vaksinasi,” tandas Silawane.

Menurutnya, jika sosialisasi terus gencar dilakukan, maka dipastikan dapat menjawab semua keresahan di masyarakat soal keamanan vaksin Sinovac. Selain itu, tahapan pelaksanaan vaksinasi juga perlu disosialisasikan. Hal ini bertujuan agar masyarakat mendapatkan informasi dan pemahaman yang benar sehingga obsesi pemerintah yang menginginkan seluruh rakyat Indonesia menerima vaksin dapat terwujud.

Baca Juga: Nurka Bantah Kenal dengan Kontraktor

“Yang sangat penting adalah sosialisasinya kepada masyarakat, karena pasti akan ada pertanyaanpertanyaan dari masyarakat. Kalau perlu sosialisasinya sampai ke tempat-tempat  keremaian, warung kopi dan tempat umum lainnya,” ujarnya. (S-48)