AMBON, Siwalimanews – Penjabat Walikota Ambon Bodewin Wattimena mengaku, ada sekitar 14 desa akan dikembangkan menjadi desa wisata, namun iitu semua membutuhkan waktu yang panjang. Oleh sebab itu, untuk awalnya akan dikembangkan dua desa terlebih dahulu yakni, Desa Poka dan Galala.

Kedua desa ini bakal dijadikan sebagai desa wisata kuliner dan perikanan. Dua desa ini akan dijadikan sebagai contah awal.

“Untuk awal, ada 2 Desa yang akan kita jadikan contoh, yaitu  Desa Poka dan Galala,” ujar walikota kepada wartawan di Balai Kota, Kamis (8/6).

Walikota menjelaskan, untuk Desa Poka, akan dijadikan sebagai desa cerdas perikanan, dan itu akan dituangkan dalam MoU bersama Kementrian Kelautan dan Perikanan.

“Sementara ini sudah berproses, kita berharap Poka akan menjadi Desa wisata kuliner laut alternatif, dan Poka akan terintegrasi dengan Desa Galala, dimana dibawah JMP itu, akan  kita kembangkan jadi  pusat kuliner dan makanan khas Ambon dan menjadi desa atraksi budaya. Kita doakan mudah-mudahan dia bisa segera terwujud,” jelas walikota.

Baca Juga: Warga Minta Penegak Hukum Usut Proyek Jalan Kairatu Hunitetu

Selanjutnya menurut walikota, dua desa ini akan menjadi  contoh dan diharapkan dapat berjalan dengan baik, sehingga bisa bermanfaat untuk peningkatan pendapatan desa di Kota Ambon.

“Ini yang akan kita terapkan di semua desa dan negeri di Kota  Ambon dalam jangka waktu panjang. Termasuk atraksi wisata, ditambah lagi akan didukung dengan pembentukan sangar-sanggar seni disetiap desa dan negeri serta kelurahan,” tutur walikota.

Selain itu kata walikota, juga akan dilakukan pengembangan ekonomi kreatif. Ini dalam upaya untuk mendukung Ambon sebagai city of music.

“Karena Ambon ini sudah diberikan lebel  kota kreatif berbasis musik, jadi sebenarnya bukan musik saja, tapi kreativitas yang mestinya kita tumbuhkan dalam berbagai bidang,” tandas walikota.(S-25)