AMBON, Siwalimanews – Komandan Pangkalan Udara (Dan­lanud) Pattimura Ambon, Kolonel Pnb Sapuan, mengajak warga Pulau Ambon khususnya yang bermukim di pesisir pantai Teluk Ambon, untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Sebagai orang baru, Sapuan berte­kad untuk melaksanakan serbuan teritorial dengan pemberdayaan kawa­san pesisir pantai.

Hal ini dilakukan agar kekayaan dan keindahan bawah laut, dan pesisir pantai tetap terjaga dan bermanfaat bagi generasi mendatang.

“Ini agar kekayaan di pesisir terus terjaga dan bermanfaat bagi generasi mendatang. Makanya saya juga ingin masukan apa yang akan kita bantu untuk masyarakat sekeliling. Kita ingin mengedukasi warga sekitar sini dan anak-anak kita.  Juga bisa mening­katkan perekonomian,” tandas Sapuan Coffee morning bersama insan pers dan masyarakat di sekitar Lanud Pattimura, Jumat (13/9).

Sapuan meminta, seluruh masya­rakat untuk dapat menjaga kebersihan laut sehingga bisa menjadi daya tarik wisatawan.

Baca Juga: Bersih Laut dan Pantai Wujud Kepedulian

“Ini kalau dibiarkan kita tidak bisa menikmati kekayaan biota didalam. Selain sebagai penghasil ikan terbesar, laut Maluku juga sangat indah untuk dieksplore,” katanya.

Ia  menghimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan yang dapat masuk ke dalam laut. Sebab, sampah tersebut, apalagi jenis plastik akan merusak biota laut, seperti te­rumbu karang, mangrove dan lain se­bagainya.

Menurutnya, didalam laut Teluk Ambon terdapat biota langka. Biota ter­sebut biasanya ditemukan di kedala­man 1.000 meter lebih. Tapi anehnya, biota itu berjenis mikro yang sulit di lihat kasat mata, ditemukan hidup di dalam laut Teluk Ambon.

“Kami lihat dikedalaman laut kita ini terdapat biota langka dan menjadi daya tarik untuk dieksplore. Namun kami lihat di sekeliling banyak terjadi polusi yaitu sampah pelastik,” kata Sapuan.

Kegiatan silaturahmi yang dikemas dalam coffee morning ini, lanjutnya, dilakukan selain memperkenalkan diri, juga untuk meminta saran dan masukan sehingga pihaknya bisa mendarma baktikan tugas yang terbaik untuk masyarakat.

“Saya baru menjabat sebagai Dan­lanud. Saya mohon permisi untuk ber­gabung di sini (Maluku-red). Kedepan kita berharap dapat memberikan man­faat lebih jauh dengan mengelola po­tensi yang ada. Saya ingin memberikan darma bakti kepada warga disni,” tandasnya.

Dalam kegiatan itu, Lanud Pattimura Ambon juga mengundang Moluccas Coastal Care (MCC), komunitas anak muda yang konsen pada masalah ke­bersihan pesisir pantai dan laut Maluku.

“Kita melibatkan komunitas MCC saat ini. Dan tanggal 20 September 2019 kita mulai beraksi melakukan pembersihan lingkungan laut Teluk Ambon,” tandasnya.

Menurut Ketua MCC Stefani. T. Salhuteru, sampah masyarakat Kota Ambon yang diangkut dan dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) mencapai 163 ton per hari. Sisanya masuk ke dalam laut.

“Sisanya tersalur di 5 pintu air dan masuk di laut Teluk Ambon. Kemarin kita angkat sampah baik di pesisir maupun dalam laut di Desa Laha mencapai 115 Kg. Kita berharap, semua masyarakat bisa menjaga lingkungan laut untuk masa depan kita, masa depan anak-anak muda,” harapnya. (S-27)