DOBO, Siwalimanews –  Akibat cuaca buruk yang melanda wilayah Kepulauan Aru, seluruh aktivitas pelayaran antar pulau dalam kabupaten maupun aktivitas kapal nelayan untuk sementara dihentikan.

Kepala UP Pelabuhan Yos Sudarso Dobo, Amali saat dikonfirmasi Siwalimanews di ruang kerjanya, Senin (1/2) membenarkan bahwa, untuk sementara aktivitas pelayaran antar pulau dihentikan.

Langkah ini diambil sebab cuaca ekstrim melanda daerah ini, serta demi menghindari terjadinya kecelakaan laut.

“Kita tidak berwenang menghentikan pelayaran, tetapi menunda aktivitas pelayaran untuk sementara waktu, karena kondisi cuaca sangat buruk,” ucap Amali.

Menurutnya, penundaan aktivitas pelayaran, baik kapal kecil maupun besar sebagai tindak lanjut dari  prakiraan cuaca yang dikeluarkan BMKG Stasiun Maritim Ambon, dimana pada wilayah laut Arafura dan perairan Kepulauan Aru kecepatan angin 15-27 knot, dengan tinggi gelombang 1,5-4 meter, suhu 26-31 derajat celcius dengan kelembaban mencapai 70-95 persen.

Baca Juga: Pemprov tak Serius Ganti Rugi Lahan Milik Atamimi

“Oleh sebab itu, untuk menghindari berbagai kejadian atau kecelakaan laut yang tidak diinginkan, kita menunda untuk sementara semua aktivitas pelayaran baik antar pulau maupun kapal-kapal nelayan. Jika cuaca sudah membaik, maka aktivitas pelayaran akan kembali berjalan seperti biasa,” jelas Amali. (S-25)