BULA, Siwalimanews – Bupati Seram Bagian Timur Mukti Keliobas meminta kepada semua pihak teruatama para ASN untuk terus memberikan kepercayaan kepada BAZNAS untuk mengelola zakat, infak, sedekah, dan dana sosial lainnya, agar dapat tersalurkan kepada mereka yang berhak menerimanya.

“Selain itu kita juga harus mengawasi pelaksanaan program yang dilakukan agar masyarakat dapat memberikan kepercayaan untuk dapat menyalurkan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial lainnya kepada BAZNAS SBT untuk dapat disalurkan kepada warga yang berhak menerimanya,” ucap bupati dalam smabutannya yang dibacakan Wakil Bupati idris Rumalutur dalam acara Baznas berkurban, yang dipusatkan di kantor tersebut, Kamis (29/6).

Bupati mengaku, berkurban merupakan salah satu ibadah yang memiliki makna yang sangat dalam di ajaran Islam, dan melalui ibadah kurban umat bisa mengikuti dan belajar dari jejak Nabi Ibrahim AS.

ibadah kurban juga membutuhkan ketulusan dan keikhlasan yang cukup tinggi untuk mengorbankan harta benda sebagai ujian keimanan serta upaya untuk mengendalikan hawa nafsu, sifat kikir, rakus, tamak atas harta kekayaan yang dimiliki.

“Selain itu ibadah kurban juga memiliki nilai dan dimensi sosial dan rasa solidaritas sesama manusia yang sangat tinggi nilainya, terutama menjaga kesenjangan, dan kepedulian sosial antar sesama manusia, terutama bagi mereka orang-orang yang kurang mampu atau belum beruntung mendapatkan keberkahan nikmat Allah,” ucap Bupati.

Baca Juga: Sinode Serahkan Satu Ekor Sapi ke Masjid Al Fatah

Untuk itu atas nama pemkab, bupati memberikan apresiasi kepada para ASN yang berkurban melalui BAZNAS dan atas inisiatif untuk melakukan pendistribusian dibeberapa kecamatan, dan juga dilakukan penyembelihan hewan kurban.

Kepala Baznas SBT Sidik Rumalowak pada kesmepatan itu mengatakan, jumlah Muzakki atau orang yang menunaikan zakat sebanyak 3.411 jiwa per 9 Juni 2023. Sementara jumlah perolehan zakat, infak, dan sedekah, dan dana sosial lainnya per-tahun 2022 berjumlah Rp3.840 juta. Sedangkan untuk sampai per tahun 2023 per bulan Juni ini, berjumlah Rp 1,9 miliar lebih.(Mg-1)