AMBON, Siwalimanews – Satuan Brimob Polda Maluku terus melakukan sosialisasi tentang pembatasan sosial berskala besar (PSBB) serta pencegahan penyebaran Covid-19 kepada masyarakat di Maluku khususnya Kota Ambon.

Sosialisasi tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Kapolda Maluku Irjen Pol Baharudin Djafar kepada seluruh satuan di jajaran Polda Maluku untuk melakukan sosialisasi tentang PSBB yang ditindak lanjuti oleh Komandan Satuan Brimb Polda Maluku Kombes Pol M Guntur kepada personilnya.

Sosialisasi yang dilaksanakan, Selasa (16/6) diberikan kepada para pedagang di Pasar Benteng, Kecamatan Nusaniwe dengan melibatkan 10 personil kimia, biologi, radioaktif (KBR)  Detasemen Gegana Brimob Polda Maluku yang tergabung dalam Satgas Aman Nusa ll yang dipimpin oleh Ipda A. Manullang.

“Sosialisasi kali ini kita laksanakan di Pasar Benteng khusus bagi para pedagang dan pengunjung serta warga sekitar pasar. Selain itu juga kita lakukan di beberapa tempat sekaligus penyemprotan cairan disinfektan,” jelas Pasi Ops Detasemen Gegana Ipda A. Manullang dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalimanews, Selasa (16/6).

Untuk penyemprotan disinfektan sebagai upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19 kali ini dilakukan di pangkalan ojek Batugantung, RSUD dr M Haulussy, Pasar Benteng dan pemukiman warga disekitar pasar, Puskesmas Benteng, pemukiman warga di Air Putri, Puskesmas Air Salobar, sepanjang Jalan di kawasan Air Salobar, Kampus IKuM serta sepanjang Jalan AY Patty hingga Batu Merah.

Baca Juga: Sekot: Pemkot Perpanjang Waktu Operasional Pasar

“Penyemprotan ini dilakukan guna memutus mata rantai penyebaran virus yang mungkin menempel, baik itu dikendaraan, pengguna jalan dan di areal yang dilakukan penyemprotan,” tutur Ipda Manullang.

Manullang berharap, dengan adanya penyemprotan cairan disinfektan dapat mengantisipasi atau meminimalisir penyebaran Covid-19 di wilayah hukum Polda Maluku, khususnya Kota Ambon.

”Kita juga berikan sosialisasi tentang PSBB serta cara mencegah penyebaran Covid-19 ini dengan harapan ketika penerapan PSBB nanti oleh Pemkot Ambon, masyarakat sudah tidak kaget lagi atau minimal sudah mengetahuinya,” ucap manullang. (S-45)