DOBO, Siwalimanews – Anggota komisi VII DPR Mercy Barends mengatakan terkait masalah honorer di Aru harus ada solusi terbaik sehingga tidak ada yan dikorbankan.

Hal ini disampaikan Barends usai kepada wartawan disela-sela resesnya di lantai dua gedung BPKD Aru. Menurutnya dalam diskusi dengan pemerintah, diketahui ada 4000 tenaga honorer.

“Kita diskusi panjang lebar soal penataan 4000 tenaga honorer. Kita tadi coba cari solusi-solusi yang cukup komplit supaya tidak dikorbankan,” terangnya.

Sesuai dengan ketentuan peraturan, validasi data per 31 De­sember 2021 kebawah itu semua masuk.

“Sampai dengan tahun itu, tidak terkategori lagi, kalaupun dia ada masuk kerja honorer, hari ini kita upayakan dengan pemerintah untuk ahli profesi dengan program-program pemberdayaan begitu mereka ngelepas tidak langsung nganggur tapi mereka diarahkan langsung kepada program pemberdayaan yang bisa saja untuk meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga mereka,” tandasnya. (S-11)

Baca Juga: 9 Tahun Dipertahankan RL, Dirut PDAM Akhirnya Lengser