AMBON, Siwalimanews – Membahas situasi Kamtibmas di Maluku sekaligus menyerap aspirasi masyarakat terkait program-program kerja, Polda Maluku saat ini punya forum diskusi yang dikemas secara lokal yakni “duduk bakumpul bacarita kamtibmas”.

Forum ini masyarakat duduk bersama dengan Kapolda Maluku, Irjen Pol Baharudin Djafar dan Wakapolda Maluku, Brigjen Pol Jan de Fretes serta pejabat utama lainnya di Polda Maluku.

Kepada Siwalima Senin (8/6), Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Roem Ohoirat menjelaskan, Bakumpul Bacarita Kamtibmas dikemas dalam bentuk diskusi dan dihadiri Kapolda serta Wakapolda termasuk pejabat utama di lingkup Polda Maluku.

Dikatakan, kegiatan itu sudah dimulainya pada Minggu (7/6) dan waktu itu diskusi diawali dengan sambutan Kapolda yang duduk didampingi Wakapolda. Kapolda pada kesempatan tersebut  menyebutkan, kegiatan yang dikemas setiap minggu itu, sengaja dalam bentuk forum diskusi untuk menyerap aspirasi masyarakat dan membahas sejumlah program kerja Polda Maluku.

“Kegiatan forum diskusi ini adalah sebuah kegiatan lama dan kita coba mengangkat kembali. Dalam forum ini kita bisa membicarakan hal-hal yang baik dan bersifat positif,” kata Ohoirat menirukan pernyataan Kapolda.

Baca Juga: DPRD dan 4 RS Swasta Bahas Masalah Penolakan Pasien

Dalam pembicaraan Babinkamtibmas tersebut, Kapolda menyebutkan alasan kenapa pihaknya memilih waktu di hari minggu pagi untuk duduk  Bakumpul Bacerita Kamtibmas.

“Hari Minggu ada waktu setelah sholat subuh dan sodara-sodara kita yang beragama non muslim jangan sampai terganggu waktu ibadahnya. Kita berharap dengan kegiatan ini, sodara-sodara kita yang beragama non muslim juga tidak terganggu dan dapat menjalankan ibadahnya,” ujar Kapolda.

Jenderal bintang dua ini menambahkan, dalam diskusi tersebut perlu diumumkan kepada seluruh masyarakat bahwa sudah ada forum untuk menampung aspirasi masyarakat agar masyarakat dapat mengetahui kegiatan ini dan langsung koordinasi Bagian Spripim Polda Maluku bersama Humas Polda Maluku.

Bahkan kata Kapolda, forum ini dinilai sangat efektif dalam menerima masukan masyarakat, dan kegiatan ini bukan hanya dilaksanakan di tingkat Polda saja akan tetapi setiap anggota polisi di manapun bertugas sejajaran Polda Maluku, misalnya Babinkamtibmas di desa juga bisa biar serupa.

“Apalagi kapolsek, dan kapolres. Demikian pula dengan tempatnya dimana saja, waktu kapan saja yang utama harapan atau bahkan unek-unek masyarakat dapat diakomodir. Dan jika masalah yang dibicarakan apabila belum ketemu penyelesaiannya, maka bisa dilanjutkan ke kantor jika menjadi ranah tugas Polri,” tandas Kapolda.

Ia berharap semua inforrmasi dari masyarakat adalah akurat dan dengan cara yang santun dan egaliter maka masalah dapat selesai dengan baik. “Semoga niat baik ini menjadi program yang berkelanjutan, murah dan efektif. Saya bersama Wakapolda Maluku memohon doa dan duku-ngan seluruh lapisan masyarakat untuk selalu bekerja sama dalam realisasinya,” harap eks Kapolda Sulawesi Tenggara ini. (S-32)