AMBON, Siwalimanews – Sejumlah kepala dinas mitra Komisi II DPRD Provinsi Maluku memilih absen dalam rapat kerja guna membahas penyerapan APBD dan APBN 2023.

Padahal, rapat kerja tersebut sangat strategis guna mendapatkan penjelasan terkait realisasi program dan kegiatan yang dibiayai dengan APBD dan APBN sepanjang tahun 2023.

Ketidakhadiran sejumlah kepala dinas tersebut dikeluhkan langsung Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Johan Lewerissa kepada wartawan di Baileo Rakyat Karang Panjang, Rabu (13/3).

Lewerissa mengaku kecewa dengan sikap kepala dinas yang tidak mengindahkan undangan rapat Komisi II.

“Kita memanggil sejumlah mitra hari ini untuk mendengar penjelasan dalam rangka pengawasan terhadap seluruh program yang dilakukan penyerapan APBD dan APBN, tadi yang hadir ini bukan Kepala Dinas, ditambah lagi tidak ada alasan pasti kenapa tidak hadir,” kesal Lewerissa.

Baca Juga: Solidaritas Pemuda dan Mahasiswa Aru seruduk Kantor Bawaslu

Menurutnya, Komisi II sejak awal Januari lalu telah tiga kali memanggil mitra untuk melakukan pertemuan namun tidak pernah hadir dan hanya mengirim perwakilan.

Akibat ketidakhadiran sejumlah kepala dinas, Lewerisaa pun memastikan akan mengawasi ketat setiap program dan kegiatan yang pengerjaannya dengan menggunakan APBD maupun APBN tahun 2023.

“Kita beri waktu sampai besok pagi, semua data terkait program dan kegiatan yang dibiayai APBD dan APBN itu sudah ada di kita. Kita pastikan pengawasan ini akan dilakukan secara ketat,” tegasnya.

Dijelaskan, sejumlah Kepala Dinas yang tidak hadir diantara Kadis Lingkungan Hidup, Kadis ESDM, Kadis Kehutanan, Kadis Ketahanan Pangan, Kadis Kelautan dan Perikanan dan Kadis Pertanian.(S-20)