AMBON, Siwalimanews – Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT. Dok dan Perkapalan Waiame Ambon berhasil menetapkan, Komisaris Utama (Ko­mut) dan Direktur Operasional (Dir Ops) baru untuk masa jabatan lima tahun ke depan.

RUPSLB yang berlangsung di Swiss Bellhotel, Jumat (28/8) ini menetapkan, Abdul Azis Latar se­bagai Komut, Bambang Soendjas­wono sebagai Komisaris dan  Kalep Taihuttu sebagai Dir Ops, serta me­nyetujui perpanjangan Abraham Malioy sebagai Komut periode 28 Januari sampai 27 Agustus 2020.

RUPSLB dihadiri  para pemegang saham yaitu, Gubernur Maluku, Murad Ismail dan Dirut PT. Dok dan Perkapalan Surabaya (Persero) Bam­bang Soendjaswono, Dirut PT. Dok dan Perkapalan Waiame Ambon Sla­met Riyadi beserta jajaran dan Asis­ten III Setda Maluku Ismail Use­mahu.

Selain menetapkan Komut dan Dir Ops, RUPSLB juga menghasilkan arahan pemegang saham yaitu, jaja­ran dewan komisaris  untuk  segera menyatu dan bekerja keras memaju­kan PT. Dok dan Perkapalan Waiame Ambon menjadi, galangan kapal yang diandalkan di wilayah Indonesia Bagian Timur.

Dok dan Perkapalan Waiame juga diharapkan, dapat menjaga hu­bu­ngan yang baik dengan seluruh stakeholders agar tercipta hubu­ngan yang saling menguntungkan serta, dapat terus menerapkan prin­sip tata kelola perusahaan yang baik dalam menjalankan perusahaan.

Baca Juga: PKS Maluku Mudahkan Pelajar dan Mahasiswa Belajar Online

Gubernur Maluku Murad Ismail dalam sambutannya mengatakan, selaku pemegang saham berharap, semua pihak dapat bekerja secara profesional dengan tetap mengedepankan integritas dan kejujuran,  sehingga  harapan masyarakat terhadap BUMD sebagai perusahaan kebanggaan masyarakat Maluku itu dapat terwujud.

“Saya harapkan  pula agar para direksi untuk mencari peluang pasar yang ada di perairan Maluku, dimana ribuan kapal yang menangkap  ikan di laut Maluku namun yang docking di Maluku hanya beberapa  kapal,” ungkapnya.

ia mengakui, merekomendasikan Latar dan Taihittu sebagai Komut dan Dir Ops karena mengetahui kemampuan masing-masing.

“Saya merekomendasikan Abdul Azis Latar sebagai Komut dan Kalep Taihuttu sebagai Dir Ops, karena saya pandang mereka cakap dan mampu  bersama  Dirut  dan semua karyawan untuk bekerja dengan baik demi kemajuan PT. Dok dan Perkapalan Waiame Ambon,” akuinya.

Gubernur mengaku, dirinya me­ngapresiasi atas pencapaian kinerja yang semakin baik dari perusahaan ini, namun diharapkan  agar tidak cepat puas tapi lebih tingkatkan lagi kinerjanya.

“Tetap bekerja secara profesional dengan mengedepankan integritas dan kejujuran sehingga harapan masyarakat terhadap perusahaan ini sebagai perusahaan kebanggaan masyarakat Maluku benar-benar terwujud,” harap mantan Dankor Brimob itu.

Gubernur juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Malioy atas pengabdian dan kerjasama yang baik dan juga selamat kepada Rosa Diana  atas jabatan barunya sebagai  Dirut PT Industri Kapal Indonesia.

Sementara itu, Dirut PT. Dok dan Perkapalan Surabaya (Persero) Bam­bang Soendjaswono yang menjadi Pemegang Saham PT Dok, dan Perkapalan Waiame Ambon akan dirangkap dengan jabatan anggota komisaris.

Ia mengucapkan terima kasih kepada jajaran komisaris  dan Direksi PT Dok dan Perkapalan Waiame atas pengabdian dan dedikasinya se­hi­ng­ga berhasil mencapai target yang sudah ditetapkan. “Saya berharap Dewan Komisaris dan Direksi PT Dok dan Perkapalan Waiame yang terpilih agar segera menyatu dan bekerja keras untuk membangun perusahaan menjadi salah satu galangan kapal yang handal,” tandas Bambang. (S-19)