AMBON, Siwalimanews – Ratusan  mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) mendesak, pihak Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease untuk membebaskan salah satu rekan mereka yakni Risman Soulissa yang ditangkap pada 25 Juli kemarin.

Hijrah salah satu Aktivis HMI kepada Siwalimanews usai melakukan aksi demonstrasi di depan Balai Kota, Selasa (27/7) mengatakan, penangkapan terhadap aktivis HMI adalah bentuk pembungkaman terhadap para aktivis.

Pasalnya, apara aktivis ini ada sebagai bentuk kritikan terhadap kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah saat ini.

“Risman dikriminalisasi dan saat ini  ditahan di Polresta Ambon, kita minta agar dia dibebaskan,” tandas Hijrah.

Ia menegaskan, Risman harus dibebaskan, sebab ia tidak bersalah, bahkan saat ia ditahan dibawa secara paksa seprti seorang teroris dan dipenjarakan.

Baca Juga: Hartanto, Kontraktor Taman Kota Saumlaki Jadi Buronan

“Risman menyerukan seruan aksi Copot Jokowi dan copot Walikot Ambon. Ia menyuarakan hal ini, karena ia menilai kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah sangat menyusahkan masyarakat ditengah kondisi PPKM,” tegasnya.

Oleh sebab itu, sebagai sesama aktivis HMI, Hijrah dan rekan-rekan minta kepada pihak Polresta Ambon untuk membebaskan rekan mereka Risman Soulissa. (S-51)