5 Kabupaten di Maluku Siap Terapkan New Normal

AMBON, Siwalimanews – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional telah menetapkan 102 kabupaten/kota di Indoensia akan menerapkan new normal

Dari 102 tersebut, 5 kabupaten/kota di Provinsi Maluku masuk dalam daftar penerapan percontohan new normal di Indonesia. Lima kabupaten/kota itu masing-masing Kabupaten Kepulauan Aru, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Kabupaten Malra dan Kota Tual.

“Lima kabupaten/kota ini sudah bisa terapkan new normal atau tatanan hidup baru dimana masyarakatnya tetap produksi dan aman dari Covid-19,” ungkap Gubernur Maluku Murad Ismail kepada wartawan di Kantor Gubernur, Senin (1/6).

Dijelaskan, awalnya Pemprov Maluku mempersiapkan ada 6 kabupaten/kota yang akan menerapkan new normal termasuk Kabupaten Maluku Barat Daya.

Namun, pada Sabtu (30/5) MBD terkonfirmasi tiga kasus baru positif sehingga masuk zona kuning, maka pemprov akan usulkan untuk digantikan dengan Kabupaten Buru Selatan.

“Kita akan koordinasikan lagi dengan Gustu Nasional, karena MBD sudah masuk zona kuning, sedangkan Buru Selatan sudah jadi zona hijau dan sudah masuk penerapan new normal,” ujar gubernur.

Sebelum penerapan new normal kata gubernur, pihaknya akan melakukan rapat koordinasi dengan setiap kabupaten/kota yang ada di zona hijau.

“Intinya adalah persiapkan sebaik mungkin penerapan new normal sehingga tidak terjadi peningkatan pasien lagi,” janjinya.

Menurutnya, hal yang menjadi prioritas dan pertimbangan utama dalam penerapan new normal di 5 kabupaten/kota ini adalah, ketersediaan fasilitas dan tenaga kesehatan antara lain laboratrium, ruang isolasi, dokter spesialis dan sistem kesehatan lainnya.

Penerapan new normal ini akan didahului dengan sosialisasi, simulasi dan uji coba pada beberapa kawasan percontohan dengan melibatkan semua pemangku kepentingan, TNI/Polri dan tokoh masyarakat, tokoh agama dan lainnya.

“Sosialisasi, simulasi sudah mulai digalakan oleh setiap kabupaten/kota pada zona hijau. Semua pihak kita libatkan dalam sosialisasi dan simulasi serta uji cobanya agar ketika diterapkan nanti tidak terjadi peningkatan pasien,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, gubernur juga mengingatkan Pemkot Ambon dan Pemkab Buru untuk dapat keluar dari zona merah sehingga dapat menerapkan new normal seperti 5 kabupaten/kota lainnya yang berada di zona hijau saat ini.

Saat ini dari 11 kabupaten/kota di Maluku, Kota Ambon dan Kabupaten Buru berada di zona merah, Malteng, SBT dan MBD berada di zona kuning, Untuk Kabupaten SBB di zona orange, sedangkan zona hijau adalah Kabupaten Aru, KKT, Buru Selatan dan Kota Tual.

“Kabupaten dan kota yang masih berada di zona merah harus terus berusaha untuk bisa masuk zona orange dan kuning serta hijau,” ucap gubernur.

Sementara itu Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Maluku, Kasrul Selang mengaku penerapan new normal di 5 kabupaten kota ini sendiri diperkirakan akan mulai diterapkan pada pertengahan bulan Juni ini.

“Nanti kita akan rapatkan dengan teman-teman di kabupaten/kota yang akan terapkan new normal, kita ingin tahu bagaimna mereka atur pasar, transportasi dan harus dipastikan soal protokol kesehatan, seperti di terapkan di rumah ibadah dan pasar,” ungkap Kasrul.

Ia mengaku, selama ini kabupaten/kota yang berada di zona hijau masih menutup diri, tranposrtasinya masih di tutup baik laut maupun udara.

“Kebijakan akan diambil daerah, ketika new normal diterapkan,  kasus covid disana bisa dikendalikan atau tidak, ini yang harus dibicarakan bersama segera,” pungkasnya. (S-39)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *