NAMLEA, Siwalimanews – Dari 60 pegawai BKD Kabupaten Buru yang sedianya akan dirapid test (RDT), hanya 37 orang yang bersedia.

Pantauan Siwalima, Jumat (5/6) di Kantor BKD, dari 37 pegawai BKD yang jalani rapid test,  kedapatan tiga orang pria yang hasilnya reaktif positif, sehingga mereka langsung diswab tenggorokan masing-masing DS, IA dan R.

Dua rekan kontak satu kantor pegawai BKD Kabupaten Buru, DK yang kini dirawat didi RSUD Dr. M Haulussy Ambon juga langsung diswab, yakni MUS dan IS.

“Dari target 60 pegawai BKD,  hanya 37 orang yang dapat dirapid test hari ini. Sisanya tidak datang, 3 orang yang reaktif langsung diswab tadi sore,” kata Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Buru, Nani Rahim lewat grup whatsapps media Covid-19.

Nani Rahim juga menjelaskan, kontak erat dengan DK di dalam mobil hanya 4 orang. “2 orang sudah diswab, 2 orang lagi tidak datang,” ungkapnya.

Baca Juga: Jumlah Positif Corona  Terus Naik, Tambah 16 Kasus

Ketika ditanya alasan pegawai BKD lainnya tidak datang, Nani Rahim tidak mau menyimpulkannya, karena tidak ada khabar berita dari mereka.”Sepertinya menghindar, karena infonya sudah viral di media dan sudah disampaikan di WA BKD,” ulas Nani.

Untuk itu, satgas tetap masih membuka  kesempatan kepada pegawai BKD yang belum rapid test untuk datang ke kantor Dinas Kesehatan Sabtu, hari ini.

Nani juga menambahkan, swab telah dilakukan terhadap delapan kontak erat dari keluarga inti DK. Sedangkan lima anak dari kalangan keluarga inti hanya dirapid dan semuanya negatif.

Hasil swab kemarin sebanyak 12 orang ditambah lima hasil swab pegawai BKD dan 8 hasil swab keluarga inti DK, telah dikirim ke Ambon untuk dilakukan uji PCR.

Keluarga inti DK yang kemarin diswab adalah ayahnya yang pensiunan Camat Namlea, HK, juga ibu tirinya, Ny.RB.  (S-31)