AMBON, Siwalimanews – Antuasias warga menyambut kedatangan kontingen MTQ asal Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) saat perarakan peserta yang dilaksanakan oleh panitia.

Warga masyarakat MBD memadati sejumlah ruas jalan di Kota Saumlaki. Mulai dari pelabuhan hingga ke lokasi tempat menginap tim.

Ketua Tim MTQ MBD Alfonsius Siamiloy kepada Siwalima, Senin (14/3) mengaku antusias warga MBD di Kota Saumlaki karena rindu kampung.

‘’Luar biasa sekali, kami disambut sekitar 3000 warga MBD di Kota Saumlaki, mereka rindu kampung, rindu baku dapa,” ujar Siamiloy.

Menurutnya sudah lama, masyarakat MBD juga rindu terhadap sanak saudaranya yang tinggal di Saumlaki.

Baca Juga: Mercy: Satu Tetes BBM Nafas Hidup Orang Maluku

“Ini momen yang pas, kita bertemu dan benar-benar mereka rindu kami,” ucap Siamiloy.

Ditanya kehadiran kabupaten MBD di dalam MTQ XXIX apakah hanya untuk sebagai pengembira atau ada target tertentu, dirinya mengaku medali menjadi target tim.

“Sudah dua kali partisipasi di MTQ. Pertama di tahun 2020 lalu kami hanya sebagai peninjau dan tahun ini targetnya dua medali,” tegas Siamiloy.

Dikatakan 14 orang peserta lomba yang sudah dipersiapkan oleh panitia dirasa sudah maksimal sehingga pihaknya berani menargetkan medali dalam event tahunan tersebut.

Tidak hanya itu, dengan jumlah peserta yang lebih sedikit dibandingkan dengan kabupaten kota lainnya, MBD juga siap untuk membuktikan diri sebagai yang terbaik.

“Peserta kami sedikit, tapi target kami jelas dua medali,” ucapnya.

Ditanya bagaimana penyambutan panitia ketika tiba di Kota Saumlaki, dirinya mengaku sudah cukup baik.

“Panitia menyambut kita cukup baik. ketika pukul 18.00 WIT kami turun dari KM Pangrango kami disambut oleh IO yang dikomandani oleh Dinas Perhubungan KKT, kami terima kasih disambut dengan baik,” terangnya.

Ditanya lagi kontingen mana saja yang sudah tiba sekda MBD mengaku baru ada dua tim.

“Kami dari MBD dan tim dari Kabupaten Buru, kami tiba di hari yang sama,” ujarnya.

Ditambahkan dari hasil pemantauan di lapangan memang, persiapan lokasi lomba masih terus dikebut oleh panitia. “Kami berharap, ketika lomba nanti persiapan sudah bisa 100 persen, karena peserta sudah tiba namun masih dilakukan persiapan kiri kanan,” tandasnya. (S-09)