AMBON, Siwalimanews – Badan Penganggulangan Ben­-cana Daerah Kota Ambon menca­tat ada 16 rumah milik warga rusak dan puluhan rumah terancam longsor.

Hujan disertai angin kencang terjadi sejak tanggal 10 hingga 14 Juni diwilayah Kota Ambon mengakibatkan 16 rumah tertimpa pohon.

Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Ambon Fahmi Salatalohi yang dikonfirmasi Siwalima di Balai Kota, Rabu (14/6) membenarkan kejadian tersebut.

Dirinya merincikan 1 rumah di jalan Perumtel Gunung Nona, 1 rumah di Dusun Waimahu, Negeri Latuhalat,1 unit rumah Desa Mahia, 1 unit rumah Kelurahan Batu Meja dan 1 unit rumah di Kampung Kolam Ahuru.

Selanjutnya 1 unit rumah depan Aspol Kayu Putih, 1 unit rumah di Negeri Soya, 1 unit rumah di Negeri Laha, 2 unit rumah di Karang Panjang, 3 unit rumah di depan Gereja Getsemani dan 1 unit rumah di Batu Meja.

Baca Juga: Gugus Kalwedo Gelar Pentas Seni & Budaya

Selain itu, lanjutnya ada 70 unit rumah warga yang berada di lereng bukit terancam longsor.

Rumah yang terancam ada di Kelurahan Batu Meja, Batu Gajah, Batu Gantong, Batu Merah, Benteng Atas, Passo, Kopertis, Kayu Putih, Amahusu, Mangga Dua, Gunung Nona, Air Salobar, Kelurahan Urimessing, Kelurahan Waihoka, Pohon Pule, Lateri, Karang Panjang dan Hukurila.

Sementara untuk rumah yang terancam banjir BPDB kota ambon juga mencatat ada 35 unit rumah.

“Di Kampung Siwang ada 10 unit, Farmasi Atas ada 4 unit, kelurahan waihaong ada 20 unit, Passo Air Besar 2 unit,” jelasnya.

Masyarakat juga diminta waspada dengan situasi saat ini untuk terhindar dari bencana yang akan menimpa.

BPBD juga kata Fahmi mencatat ada 67 lokasi longsoran yakni di Kopertis, Mangga Dua, Kayu Putih, Hukurila, Batu Gajah, Batu Gantong, Batu Meja, Air Salobar, Passo, Amahusu, Batu Merah, Pandan-Pandan dan Gunung Nona.

Kemudian Bere-Bere, Skip Jembatan Putih, Taman Makmur, Poka, LIPI, Kelurahan Urimessing, Batu Kerbau, Kelurahan Waihoka, Negeri Soya, Pohon Pule, Dusun Tuni, Benteng Atas, Waihaong, Negeri Ema, Lateri, Karang Panjang dan jalan Rijali.

“Kita juga mencatat ada empat titik banjir yakni di Kampung Siwang, Farmasi, Lorong Tripka, Waihaong, Passo Air Besar,” ungkapnya.

Sedangkan untuk titik pohon yang tumbang, terdapat di 9 titik masing-masing di Waimahu Latuhalat, Mahia, Ahuru, Aspol Kayu Putih, depan Gereja Katolik, Mangga Dua, Waihoka, pertigaan lehari dan di Negeri Laha.

Infrastruktur pemerintah juga ada yang rusak yakni 1 bangunan sekolah, 6 jalan setapak, 7 talud penahan tanah, 2 talud penahan sungai.

Lanjutnya semua itu telah dita­-nggulangi dengan penanganan da­-rurat dan juga telah dilakukan pem­-bersihan areal-areal banjir dan long­-sor serta pohon tumbang. (S-25)