PIRU, Siwalimanews – Puluhan warga Dusun Jakarta Baru, Desa Loki berbondong-bondong memperbaiki jalan Lintas Huamual demi kenyamanan perjalanan Calon Jemaah Haji asal Kecamatan Huamual, saat perjalanan.

Jalan Huamual Piru- Luhu yang berlokasi di berbatasan Dusun Olas dan Jakarta Baru ini sangat rusak parah dan sering terjadi korban kecelakaan.

“Untuk mengantisipasi hal tersebut kami selaku warga Jakarta Baru rela untuk perbaiki jalan dengan memasukan batu dalam lumpur agar kendaraan yang mengangkut CJH dapat melintas dengan aman,” ujar salah satu tokoh masyarakat Abd. Karim Rahawarin kepada Siwalimanews melalui telepon selulernya, Rabu (29/5).

Dijelaskan, selaku warga Jakarta Baru sangat prihatin dengan kondisi jalan yang sekarang ini. Maka itu, demi kenyamanan CJH Huamual yang hendak ke Piru untuk pelepasan di SBB Kamis 30 Mei.

“Warga dengan suka rela kerja bakti memperbaiki jalan tersebut. Karena tidak ada sama sekali perhatian dari pemerintah daerah terlebih khususnya Kepala Dinas Pekerjaan Umum Nasir Suruali dan kroni-kroninya,” terangnya.

Baca Juga: DPP PKB Rekomendasi Umasugi dan Kaidel Maju di Pilkada

Seharusnya pemerintah melihat jalan ini sebelum keberangkatan CJH asal Huamual ke Tanah Suci. Jalan tersebut harus dilalui dengan hati-hati karena licin dan berkurang sehingga dapat membuat kendaraan terpeleset dan tertanam.

“Kami selaku warga Huamual sangat kecewa terhadap pemerintah daerah dan Dinas terkait. Sebab hal ini demi kenyamanan dalam perjalanan CJH Huamual ke Kota Piru,” tuturnya.

Menurutnya, saat CJH Huamual melintas jalan tersebut warga harus menunggu karena ditakutkan mobil yang ditumpangi tertanam di lumpur.

Dengan perbaikan yang dilakukan, ai berharap kendaraan baik mobil dan motor pengantar CJH Huamual dapat melintas dengan baik.

“Tolong jalan sering diperhatikan sehingga kepulangan JCH dari Tanah Suci nanti sampai kembali ke Huamual dapat melawati jalan dengan baik tanpa ada perbaikan sukarela lagi dari warga. Kalau diperbaiki laki oleh warga, lalu untuk apa pemerintah daerah,” kesalnya.(S-18)