AMBON, Siwalimanews – Penjabat Walikota Ambon Bodewin Wattimena mengaku, UMKM masih menjadi penyumbang utama bagi pertumbuhan ekonomi di Kota Ambon.

Dimana pertumbuhan ekonomi Kota Ambon di tahun 2022 mencapai 5,26 persen. Angka itu diatas rata-rata nasional dan Provinsi Maluku, yang mana  sebagian besar sumbangannya berasal dari sektor UMKM.

“Oleh karena itu dalam kebijakan pemerintah kota hari ini, kami berupaya untuk memberikan ruang kepada pelaku UKM dan UMKM di Kota Ambon,” ujar walikota dalam sambutannya pada acara temu usaha membangun Kota Ambon yang berlangsung di salah satu hotel, Senin (16/10).

Sesuai data pemkot tahun 2022 ujar walikota, jumlah UMKM yang tumbuh sebanyak 25 ribu lebih, dan itu mencakup usaha mikro, kecil dan menengah.

“Mereka yang jualan di pasar itu juga bagian dari usaha mikro, dan itu juga termasuk. Jadi saat ini kita terus berupaya semaksimal mungkin untuk memfasilitasi seluruh UMKM yang ada dan mengurus ijin yang kita berikan secara gratis,” ucap walikota.

Baca Juga: Dewas BPJS Lakukan Sibling di RS Bhayangkara

Ini semua menurut walikota, dilakukan demi mendukung pertumbuhan UMKM. Seluruh upaya yang dilakukan dengan niat, maka pelaku UMKM pada waktunya akan eksis dan terus menjadi tiang penopang utama perekonomian Kota Ambon.

Untuk itu, kegiatan temu usaha membangun Ambon ini, merupakan upaya dan usaha dari pemerintah kota melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, untuk memberikan berbagai hal tentang kebijakan pemerintah kota melalui OPD terkait.

“Minimal dengan ini bisa membangun pola kemitraan bersama UMKM dan IKM dalam bentuk kerjasama yang kuat, demi menopang yang lemah dan saling membantu, saling membesarkan, membangun, kemudian peningkatkan kualitas manajemen usaha melalui berbagai pelatihan,” harap walikota.(S-25)