DOBO, Siwalimanews – Bupati Kabupaten Kepulauan Aru, Johan Gonga mengakui tidak ada anggaran perbaikan dampak abrasi ruas jalan pantai Wangel, Kecamatan Pulau-pulau Aru yang kini telah putus total.

Hal tersebut di akui Gonga saat dikonfirmasi Siwalima, di Kantor Bupati, Rabu (10/2). Dikatakan, kita tidak ada anggaran tahun ini untuk perbaikan dampak abrasi yang mengakibatkan jalan menuju desa Wangel putus.

“Kita harapkan ada anggaran dari pemerintah provinsi atau pun dari pusat untuk membiayai rehabilitasi dampak abrasi di lokasi tersebut guna dilakukan pembangunan talud pengaman pantai sepanjang pantai tersebut,” jelasnya.

Dikatakan, untuk Pemkab Kepulauan Aru di tahun anggaran 2021 ini, belum memiliki anggaran untuk revitalisasi talud pengaman pantai.

Pihaknya hanya, kata Gonga bisa mengharapkan adanya anggaran dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat, guna pembangunan talud pengaman pantai di lokasi tersebut sebagai bagian dari rehabilitasi dampak abrasi.

Baca Juga: Tim Jibom Gegana Sterilkan Gereja Maranatha

“Tahun ini kita masih kena refocusing anggaran lagi sebesar delapan persen lagi untuk penanganan Covid-19 jadi kita berharap anggaran dari provinsi atau pusat,” ungkapnya.

Sementara itu, Siwalima di lokasi tersebut, jalan yang menghubungkan Dusun Marbali dan Desa Wangel, Kecamatan PP Aru telah putus total.

Menurut warga sekitar, jalan ini sudah rusak sejak bulan Desember 2020 kemarin, namun masih bisa dilalui kendaraan, namun awal Januari 2021 hingga kini, ruas jalan pesisir tersebut sudah putus total, akibat di hantam ombak besar yang disertai dengan angin kencang.

Kondisi musim barat ini yang membuat pesisir pantai tersebut termakan abrasi yang luar biasa, bahkan sejumlah pohon kelapa tumbang karena termakan abrasi.

Selain itu, kalau air pasang dengan ombak besar di sertai angin kencang, air naik hingga ke rumah penduduk. Olehnya, warga berharap perhatian dari pemerintah untuk melihat kondisi tersebut. (S-25)