AMBON, Siwalimanews – Tim Basarnas berhasil mengevakuasi 3 nelayan asal Kota Namlea, Kabupaten Buru, yang terdampar hingga ke Kabupaten Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara dalam kondisi selamat.

Ketiga nelayan yang terdampar dan berhasil dievakuasi tersebut, masing-masing Yano (35) Supir (33) dan La Onyong (32). Keberadaan para korban diketahui setelah tim SAR gabungan yang sementara melakukan pencarian mendapat informasi keberadasn para korban.

Kepala Kantor SAR Ambon Mustari kepada wartawan di Ambon, Kamis (25/5) menjelaskan, pencarian terhadap 3 nelayan tersebut terus dilakukan tim SAR gabungan hingga sore kemarin, namun belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Koordinator Pos SAR Namlea pun menghentikan sementara operasi pencarian dan akan dilanjutkan pada hari ketiga atau, Kamis, (25/5).

“Sebelum pencarian hari ketiga, Koordinator  SAR Namlea menerima informasi langsung dari Kasiops Basarnas Ternate yang melaporkan, 3 orang nelayan asal Pulau Buru tersebut berhasil ditemukan oleh masyarakat setempat di sekitar perairan Pulau Lifmatola, Kabupaten Kepulauan Sula Maluku Utara. Ketiga korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat namun lemas, dan langsung dievakuasi menuju rumah warga terdekat di Desa Waisum,” jelas Mustari.

Baca Juga: Ombusdman Akui, Perda Tentang Pengangkatan Raja Rancuh

Menurut keterangan salah satu korban, mereka berangkat dari Kota Namlea tujuan Pulau Manipa Kabupaten Seram Bagian Barat guna membantu memperbaiki mesin long boat saudara mereka yang mengalami kerusakan di sekitar perairan Pulau Manipa, Senin (22/5) sekitar pukul 17.00 WIT.

“Setelah mereka berhasil memperbaiki long boat, mereka kembali ke Kota Namlea, namun giliran mesin long boat mereka yang alami keruakan dan hanyut. Beruntung mereka diselamatkan nelayan Pulau Sula setelah dua hari hanyut dan terombang ambing,” ungkapnya.

Para nelayan ini akan beristirahat sejenak, sambil menunggu cuaca membaik untu berangkat menuju Pulau Sanana dan  melanjutkan perjalanan pulang  ke Kota Namlea.(S-10)