AMBON, Siwalimanews – Kapal kargo KM Mutia Ladjoni 7  yang dikabarkan hilang kontak di perairan Aru, pada Rabu (9/11) akhirnya ditemukan tim SAR gabungan, Senin (14/11) kemarin.

Kapal bermuatan 13 ABK ini diketahui berlayar dari Asike Merauke hendak menuju Bontag Kalimatan Timur, namun dalam perjalanan kapal kargo ini rencananya akan mengisi BBM di Perairan Aru, namun hilang kontak.

“KM Mutia Ladjoni 7 berangkat dari Asike (Merauke) tujuan Bontag Kaltim dan rencana untuk pengisian BBM di Dobo, pada saat perjalanan ke Perairan Dobo Kapal tersebut hilang kontak dengan perkiraan koordinat 04° 36’50 .62 “S / 136° 7’1.39″ E,” jelas Kepala Kantor SAR Ambon Mustari dalam keterangan persnya, Selasa (15/11).

Mendapatkan informarmasi hilangnya kapal, Tim SAR gabungan Pos Unit Siaga Dobo diberangkatkan menggunakan KM Tarangan untuk melakukan pencarian dan akhirnya pada, Senin (14/11) kapal berhasil ditemukan, dimana 13 ABK selamat, namun Kapten Kapal atas nama Tri Selfikar dan Masinis II atas nama Isnomo dalam keadaan sakit.

“Tim SAR gabungan berhasil menemukan KM Mutia Ladjoni 7 dan memastikan jumlah ABK 13 orang dalam keadaan selamat, selanjutnya Tim SAR menuju Dobo dengan mengevakuasi kapten kapal Tri Sulfikar dan Isnomo selaku masinis II yang dalam keadaan sakit ke Dobo untuk mendapat perawatan medis,” ungkap Mustari.

Baca Juga: Jelang Nataru, Pertamina Diingatkan Pestikan Ketersediaan BBM

Berikut identitas 13 ABK KM. Mutia Ladjoni 7 masing-masing,  Nahkoda, Tri Sulfikar (Dievakuasi), KKM, Andika Ultra Indra, Mualim I, Stefanus Salabia, Mualim II Samsuddin, Mualim III Muh. Nur Ikhsan, Masinis II Isnomo (Dievakuasi), Masinis III Rustan, Juru Mudi, Wahyu Setiawan Ar, Juru Mudi Andhika, Juru Minyak Rudi, Kelasi Rafli Dwi Samudra, Koki Muhammad Harun, Pelayan Igmnasio Alfret Yakelan dan Kadet Mesin Sultan serta Kadet Febryan.(S-10)