AMBON, Siwalimanews – Satu calon pejabat eselon II mengundurkan diri, saat akan mengikuti seleksi terbuka pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkup Pemerintah Kota Ambon.

Tersisa 29 calon pejabat yang mengikuti proses seleksi,” kata Wakil Walikota Ambon, Syarif Hadler usai membuka seleksi terbuka pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkup Pemerintah Kota Ambon yang di pusatkan di Hotel Marina, Selasa (16/2).

Dirinya mengungkapkan, mudurnya satu calon pejabat tidak mempengaruhi proses seleksi dilakukan.

“Dia mundur karena faktor x, dan seleksi tetap jalan dengan 29 peserta,” kata Hadler kepada wartawan.

“Satu satu calon yang menundurkan diri merupakan pejabat eselon III di lingkup Dinas Perhubungan Kota Ambon

Baca Juga: Menaker Ingatkan Pentingnya Keselamatan Kerja

Pemerintah Kota Ambon,” jelas Hadler, meminta maaf ke pulik, atas keterlambatan proses seleksi, dikarenakan pandemik sehingga proses tersebut harusnya sudah berjalan.

Hadler mengungkapkan proses tersebut akan segera diselesaikan dalam jangka waktu empat hari, dan dirinya meyakini bahwa proses tersebut akan membuahkan hasil yang baik.

“Hasilnya segera kita akan lihat, siapa yang lolos dan siapa yang tidak, kalau semuanya lolos tentu kita akan seleksi lagi, sesuai dengan perangkingan dan kompetensi dari masing-masing peserta yang mengikuti seleksi pada hari ini,” jelasnya.

Mantan anggota DPRD maluku dari faksi PPP juga mengung­kapkan, jabatan bukan merupa­kan hak, namun sebuah kewaji­ban sehingga dirinya berharap, siapa pun yang akan menjadi terpilih nanti dapat menjalankan tugasnya dengan baik.

“ siapapun yang dinyatakan lolos harus mampu untuk mengambil kebijakan-kebijakan dan mampu tidak untuk berinovasi, tidak copypaste dalam setiap tahun program dan kegiatannya. Tetapi dia harus mampu menciptakan hak-hal baru, sesuai dengan visi dan misi pemerintah,” harapnya.

Untuk diketahui, ada 10 jabatan direbut oleh 29 peserta seleksi masing-masing kepala Badan Pengelolaan Keuagan dan Aset Kota Ambon, kepala Badan Pemberdayaan Perlindungan Anak Masyarakat dan Desa. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.

Kemudian Kepala Dinas Peru­mahan Rakyat Kawasan Permu­kiman, kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Peri­kanan. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga dan Sekretaris DPRD Kota Ambon.

“Memastikan kualitas peserta, kita hadirkan tim assesor dari pusat berjumlah kima orang, yang ditunjuk langsung oleh Kemeterian Dalam Negeri dan diketuai oleh Caecilia Widyaning­tyas,” tandasnya. (S-52)