Rektor Uniqbu Luncurkan Produk  Kesehatan

NAMLEA, Siwalimanews – Rektor Universitas Iqra Buru, Muhamad Sehol didampingi  Ketua Yayasan Muslim Buru, M Yunan Tukuboya, meluncurkan produk kesehatan berupa, hand sanitiser dan sabun kayu putih.

Rektor menjelaskan,  produk kesehatan berupa hand sanitiser dan sabun yang bahan dasarnya dari kayu putih ini demi mengantisipai penyebaran Covid-19.

“Kampus kita dalam mengantisipasi wabah pandemik Covid-19 telah melakukan beberapa ikhtiar. Salah satunya menginisiasi kerjasama dan penelitian pada setiap fakultas,” ungkap rektor dalam sambutannya saat meluncurkan produk kesehatan tersebut di kampus Uniqbu, Rabu (6/5).

Dikatakan, setiap fakultas melakukan berbagai gebrakan dan salah satunya hari ini dihasilkan hand sanitizer beraroma minyak kayu putih dan sabun kayu putih.

“Ini satu prestasi besar yang sangat luar biasa, dimana bisa dimanfaatkan bahan-bahan berbasis alam dan merupakan ciri khas daerah ini,  mahasiswanya bisa menghasilkan suatu produk yang dapat digunakan untuk mencegah penyebaran Covid-19,” tandas rektor.

Menurutnya, momentum dua produk ini digunakan di bulan Ramadhan dalam rangka berbagi tali kasih dengan memberikan secara cuma-cuma 600 botol hand sanitiser dan 300 lebih sabun kayu putih.

Dua produk ini akan dibagikan kepada mahasiswa dan masyarakat secara cuma-cuma dengan menempatkan mahasiswa di beberapa ruas jalan agar diteruskan kepada masyarakat.

“Ini bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus momentum di bulan suci untuk kita berbagi,” ucap rektor.

Dijelaskan, peluncuran produk hand sanitizer dan sabun minyak kayu putih hasil inovasi mahasiswa yang mendapatkan beasiswa Bidik Misi Uniqbu, didedikasikan untuk pencegahan dan penanggulangan wabah Covid-19.

Lounching dua produk temuan mahasiswa ini juga sekaligus dirangkaikan dengan agenda pelepasan tim pendataan masyarakat yang terdampak ekonomi akibat pandemi Covid-19 selama 4 hari yang melibatkan 20 dosen dan mahasiswa.

“Kegiatan pendataan ini jadi bagian dari sinergisitas dengan Satgas Covid-19 Buru, dalam rangka mengupdate data penerima bantuan bagi masyarakat yang terdampak ekonomi akibat pandemi Covid-19,” tandasnya. (S-31)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *