AMBON, Siwalimanews –  Deputi II Bidang Pengelolaan Infrastruktur Kawasan Perbatasan Letjen TNI (Purn) Jeffry Apoly Rahawarin didampingi Asdep Infrastruktur Fisik, memimpin rapat  fasilitasi dan koordinasi terhadap akses konektivitas jalan, telekomunikasi, akses internet, energi, dan transportasi di Kota Jayapura.

Rapat yang digelar kedeputian bidang pengelolaan infrastruktur kawasan perbatasan Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan (BNPP) itu, berlangsung di  Hotel Acacia Jakarta, Senin (6/3) dihadiri oleh para pejabat/perwakilan dari Kementerian Desa, Kementerian Perhubungan, Kementerian Kominfo, Kementerian ESDM, Perangkat Daerah Kota Jayapura serta Perencana Madya/Muda di lingkup BNPP.

“Untuk Narasumber dalam kegiatan rapat itu masing-masing,  Eko Supriyatin dari Kementerian Desa PDTT, Setyo Prabowo dari Kementerian Perhubungan, Neno Prayitno perwakilan dari Kementerian Kominfo serta Atena Falahti dari Kementerian ESDM yang ikut melalui zoom meeting,” ungkap Humas BNPP dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalimanews, Selasa (7/3).

Rapat  fasilitasi dan koordinasi ini tulis pihak Humas, dilaksanakan dalam rangka terwujudnya fasilitasi dan koordinasi pelaksanaan program kegiatan dan anggaran pada infrastruktur fisik tahun 2023, khususnya di Kota Jayapura.

Dalam rapat itu, perwakilan dari Kementerian Desa PDTT Eko Supriyatin mengatakan, identifikasi program Renduk PBWN-KP tahun 2020-2024 Kota Jayapura pada Distrik Muara Tami yakni, pembangunan dan peningkatan jalan desa strategis pada ruas jalan Kampung Skouw Sae, dan  pembangunan serta peningkatan jalan desa strategis pada ruas jalan Skouw Sae.

Baca Juga: Peduli Stunting, Kasad Salurkan Bantuan ke Tanimbar

“Total intervensi pada DAK transportasi 2019-2022 untuk Kota Jayapura sebesar Rp22,76 miliar sebagian besar dialokasikan pada kegiatan pembangunan dan peningkatan jalan desa strategis pada Distrik Abepura dan Distrik Muara Tami,” jelas pihak Humas mengikuti penjelasan Eko Supriyatin.

Sementara perwakilan Kementerian Kominfo Neno Prayitno menjelaskan, sampai dengan tahun 2022, Kemenkominfo melalui BAKTI Kominfo telah melaksanakan pembangunan BTS sebanyak 25 BTS yang tersebar di berbagai desa di Kota Jayapura.

Untuk tahun 2023 dan 2024, pelaksanaan pembangunan BTS masih menunggu arahan pimpinan tertinggi (Menkominfo) dan menunggu hasil capaian akhir untuk pembangunan BTS tahun 2022.

“Sampai tahun 2022,  Kemenkominfo melalui BAKTI Kominfo melaksanakan penyediaan Al sebanyak 42 lokasi di Kota Jayapura yang tersebar untuk fasilitas pendidikan, kesehatan, kantor pemerintah serta pertahanan dan keamanan,” rincinya .

Sedangkan pihak Kementerian ESDM melalui perwakilannya Atena Falahti menjelaskan, progres pembangunan jaringan distribusi listrik di Skow dengan status selesai yakni, pembangunan jaringan listrik kampung koya koso lokasi panjang jaringan tegangan menengah 2.10 KMS, panjang jaringan tegangan rendah 2.44 KMS, trafo distribusi 1 Unit 50 KVA serta penyambungan listrik baru untuk 79 unit rumah.

Pembangunan jaringan listrik Kampung Skouw Mabo juga lokasi panjang jaringan tegangan rendah 0.36 KMS, serta rencana penyambungan listrik baru untuk 18 unit rumah. Selain itu ada juga, pembangunan jaringan listrik Kampung Skow Yambe lokasi jaringan tegangan rendah 6.25 KMS serta rencana penyambungan listrik baru untuk 16 unit rumah.

Perwakilan Kementerian Perhubungan Setyo Prabowo yang hadir saat itu juga menjelaskan, dukungan Kemenhub dalam mendukung pembangunan dan konektivitas di Jayapura tahun 2023 dengan menyediakan total alokasi anggaran sebesar Rp17,932 miliar.

“Anggaran itu akan diperuntukan pada kegiatan, penyelenggaraan angkutan laut perintis R-93, penyelenggaraan angkutan laut perintis R-95, dan upgrade navtex di srop Jayapura,” jelas humas BNPP. (S-06)