AMBON, Siwalimanews – Lapangan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skow Distrik Muara Tami, Jayapaura, Provinsi Papua menjasdi saksi perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78, Kamis (17/8).

Bahkan dengan semangat yang membara, warga Pulau Muara Tami berkumpul untuk memperingati momen bersejarah ini.

Humas Badan Nasional Pengelola Perbatasan dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalimanews, sesaat setelah selesai upacara tersebut menyebutkan, upacara yang dimulai pukul pukul 08.45 WIT itu, bertindak selaku Inspektur Upacara Deputi Bidang Pengelolaan Infrastruktur Kawasan Perbatasam BNPP Letjen TNI (Purn) Jefry Apoly Rahawarin. Sedangkan Komandan Upacara dipercayakan kepada Kapten Infantri Adi Prayigo yang merupakan angkatan Akmil tahun 2011.

“Untuk peserta upacara terdiri dari personel TNI, Polri, BPPD Papua, BPPD Kota Jayapura, Ciqs PLBN, Plt Kabid PLBN Matilda Pusung bersama pegawai BNPP PLBN Skouw , Personel Yonif 122/Ts yang dipimpin langsung oleh Mayor Inf Diki Apriadi, masyarakat, serta para pelajar dari SD hingga SMA,” tuylis pihak Humas dalam rilisnya.

Menteri Dalam Negeri yang juga Kepala BNPP Jenderal Pol (Purn) Tito Karnavian dalam amanatnya yang dibacakan Letjen TNI (Purn) Jefry Apoly Rahawarin, menekankan perlunya kerja sama erat antara pemda, pemprov dan masyarakat dalam mengembangkan ekonomi dan kesejahteraan di kawasan perbatasan.

Baca Juga: Masyarakat Sathean Tagih Janji Murad

Namun, Mendagri juga mengingatkan tentang beberapa tantangan yang masih harus diatasi bersama, seperti distribusi logistik ke masyarakat perbatasan, kesenjangan lapangan pekerjaan, serta akses pendidikan dan layanan kesehatan yang merata.

Sementara itu Rahawarin pada kesmepatan itu, mengajak seluruh warga negara Indonesia untuk merenung dan bersyukur atas rahmat kesehatan dan keselamatan yang Allah SWT berikan, terutama setelah melewati tantangan berat seperti pandemi Covid-19 dan kesulitan ekonomi.

“Dalam tema peringatan kemerdekaan tahun ini yakni, Terus Melaju Untuk Indonesia Maju, terdapat inspirasi perjalanan bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan global dalam tiga tahun terakhir dan yang perlu digarisbawahi adalah, meskipun kondisi ekonomi dunia bergejolak dan perubahan iklim membawa ketidakpastian, namun semangat kebersamaan dan kebersatuan tetap menjadi tonggak dalam menjaga kemajuan Indonesia,” ucap Rahawarin.

Rahawarin juga menyoroti pentingnya pengelolaan perbatasan negara sebagai halaman depan dan beranda bangsa. Dalam hal ini, kehadiran 13 Pos Lintas Batas Negara (PLBN) menjadi tonggak penting dalam memperkuat jati diri dan harga diri warga perbatasan.

Pasalnya, PLBN tidak hanya sekadar tempat administrasi lintas batas, tetapi juga sebagai pusat pengembangan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya.

“Semangat kebangsaan, PLBN telah mengokohkan kebanggaan dan harga diri warga perbatasan dan bangsa kita dalam menjalin hubungan baik dengan negara tetangga,” ujar Rahawarin.

Dalam semangat persatuan, Rahawarin juga menekankan beberapa langkah penting, termasuk penguatan sektor ekonomi perbatasan, peningkatan peran warga perbatasan dalam aktivitas produktif, dan meningkatkan rasa kebanggaan sebagai warga negara Indonesia.

“Dengan semangat bersatu dan kesinambungan lingkungan, mari bersama membangun perbatasan yang berdaya saing dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat,” ajak Rahawarin.

Rahawarin Berharap, peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-78 di Pulau Muara Tami ini diharapkan menjadi titik awal untuk mewujudkan cita-cita Indonesia sebagai negara yang maju dan berdaya saing di panggung dunia.

“Semangat kebersamaan dan semangat perjuangan terus berkobar dalam setiap langkah menuju masa depan yang lebih cerah,” tegas Rahawarin. (S-06)