AMBON, Siwalimanews – Dinas Pekerjaan Umum dan Pentaan Ruang (PUPR) Kota Ambon, menjanjikan akan segera merehanilitasi proyek jalan di lima kecamatan di tahun 2021.

“Ada enam ruas jalan yang akan kita rehabilitas di tahun ini,” kata, Plt. Kadis PUPR Kota Ambon, Melianus Latuihamallo, kepada wartawan di Balai Kota Ambon, Senin (15/2).

Dirinya mengungkapkan Dinas PUPR akan melaksanakan pengerjaan proyek perbaikan enam ruas jalan, yang tersebar di kecamatan Sirimau, Nusaniwe, Teluk Ambon, Leitimur Selatan, dan Baguala.

Revitalisasi jalan kata Latuihamallo masing-maisng jalan Gadihu Indah hingga Ahuru, jalan Wara sampai Warasia di Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, serta Jalan Setia Budi.

“Beberapa diantaranya saya tidak ingat betul itu dimana-mana saja. Namun yang pasti, tahun ini sudah dikerjakan,” kata Latuihamalo.

Baca Juga: Bupati dan Ketua DPRD Buru Jalani Vaksin Perdana

Dirinya mengungkapkan, dari enam proyek tersebut dikerjakan dengan menggunakan dana alokasi khusus (DAK), dan ada yang menggunakan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD).

“Diantara enam jalan ini, empat diantaranya yakni Jalan Gadihu-Ahuru, Wara-Warasia, Jalan Setiabudi dan satu jalan yang saya lupa namanya, masuk dalam DAK. Sementara dua jalan lainnya akan dikerjakan menggunakan APBD,” terang Latuihamallo.

Untuk jalan yang menggunakan anggaran DAK jelasnya, dapat dipastikan dikerjakan lebih awal pada tahun 2021. Kemungkinan besar, pertengahan 2021 sudah bisa dikerjakan empat jalan yang menggunakan DAK, karena Pokja sudah siap.

“Saat ini kita sedang menunggu proses lelang dari Balai Cipta Karya Maluku saja, selebihnya sudah tidak ada masalah lagi,” terangnya.

Sementara untuk dua jalan lainnya yang menggunakan APBD, dirinya mengaku, belum bisa memastikan kapan bisa dikerjakan. “Belum bisa kami pastikan. Namun, intinya 2021 ini pekerjaan sudah dilakukan. Kita tunggu saja,” katanya.

Disinggung mengenai anggaran revitalisasi enam ruas jalan yang menggunakan APBD dan DAK, Latuihamalo mengaku, belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut.

“Nanti saya berikan semua datanya. Soalnya, saya masih belum ingat betul, takutnya saya salah menyebutkan jumlah anggaran,” paparnya.

Lebih lanjut, dia berharap, agar pada tahun 2021 yang sedang ber­jalan ini, tidak terjadi refocusing anggaran seperti 2020 lalu. Se­hingga, seluruh rencana perbaikan jalan bisa terlaksana sesuai ren­cana. “Sampai sekarang belum ada kabar terkait refocusing ang­garan. Kalau sampai pada akhirnya kon­disi terus begini, otomatis pe­ker­jaan jalan bisa terealisasikan dalam 2021,” ucapnya. (S-52)