PIRU, Siwalimanews – Bupati Seram Bagian Barat (SBB) Moh Yasin Payapo mengingatkan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) untuk dapat mengelola sistem informasi pemerintah daerah (SIPD) dengan baik.

“Ini merupakan langkah menyelaraskan dan menyiapkan agenda tahapan penyusunan dukumen perencanaan tahunan serta jadi media komunikasi terhadap berbagai pokok-pokok pengelolaan keuangan daerah,” ujar bupati saat membuka bimtek pengelolaan SIPD bagi operator pengelola di Lantai III Kantor Bupati, Senin (15/2).

Saat ini Pemerintah Kabupaten SBB sedang diperhadapkan pada tantangan utama pembangunan di tahun 2021. Dengan kondisi keuangan daerah yang belum baik. Diharapkan, dalam persiapan RKPD 2022, dibutuhkan kerja sama dan kerja keras semua pihak, baik DPRD, OPD, kecamatan dan pemdes untuk mengsinkronisasikan program pemerinta.

Sebagai dokumen resmi pemda, RKPD mempunyai kedudukan yang strategis. Untuk itu, proses penyusunan RKPD yang sistematis, terarah, terpadu dan tanggap terhadap perubahan yang penyusunnya dilaksanakan, untuk mewujudkan sinergitas antara perencanaan penganggaran, pelaksanaan dan pengawasan pembangunan, serta mewujudkan efisiensi dan alokasi SDA pembangunan daerah.

“Dari sisi penguatan kapasitas SDM, perlu dilakukan bagi pengguna, baik dari pemda, anggota DPRD serta pemda dalam masa transisi ini secara teknis, sehingga, proses pengoperasian dapat berjalan dengan baik, tanpa hambatan apapun,” tuturnya.

Baca Juga: LIRA Minta Kejati Usut Proyek Istri Bupati Malra

Untuk itu bupati berharap, kegiatan ini dapat memberikan kemampuan teknis dan pemahaman terhadap implementasi SIPD mengenai perencanaan dan pengelolaan keuangan daerah, serta memberikan edukasi dalam pengoperasian pengelolaan SIPD tersebut.

“Semoga dengan adanya aplikasi ini, diharapkan perencanaan dan penganggaran tahun 2022, lebih baik dari sebelumnya, lebih mudah dalam pengintegrasian data, baik itu dari sisi perencanaan maupun penganggaran,” harapnya. (S-48)