AMBON, Siwalimanews – Setelah Minggu (30/3) memberikan bantuan pengobatan gratis, kini Polda Maluku beserta jajaranya memberikan bantuan berupa, sembako kepada  warga korban kebakaran  di Ongkoliong, Senin (30/3).

Kegiatan tersebut selain untuk mem­bantu  masyarakat yang sedang mende-rita, polda juga membangun kedekatan antara polda dengan masyarakat Kota Ambon.

Jumlah bantuan yang diberikan berupa, mie instan sebanyak 100 dos dan beras sebanyak 600 Kg, yang diberikan secara simbolis oleh Kapolda Maluku Irjen. Pol. Baharudin Djafar kepada masyarakat korban kebakaran.

Polda Maluku dan Polresta Ambon Salurkan bantuan korban kebakaran Ongkoliong, Batu Merah

Penyaluran bantuan ini diserahkan langsung Kapolda Maluku bersama Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Kom­bes Leo Surya Nugraha Simatupang.

Baca Juga: Ratusan Orang Luar Dikarantina

Kapolda  Maluku   mengharapkan, semoga dengan bantuan yang diberikan ini bisa bermanfaat, dan  meringankan beban warga korban kebakaran.

“Walaupun tak terlalu banyak, kami berharap bantuan ini memiliki arti yang penting bagi  warga khususnya  bagi warga yang menjadi korban kebakaran,” Kata  Kapolda

Selain menyalurkan bantuan, Kapolda juga menyambangi posko  kese­hatan  sekaligus menyapa satu persatu korban yang menempati tenda pengungsian, yang didikan di lokasi kebakaran oleh Polresta dan dinas terkait.

Kapolda Maluku kepada wartawan di lokasi pengungsian  menjelaskan, kegia­tan tersebut juga dilakukan untuk mem­berikan bantuan moril, serta bersama–sama dengan Perimerintah Kota Ambon dan unsur TNI menyikapi masa tanggap bencana non alam atau waspada Covid 19.

“Sejak Kemarin Dandim, Kapolres, bersama unsur Pemerintah Kota telah berkerja dan sekarang kita sedang melihat lagi tentang masa tanggap daruratnya, karena masa tanggap ini sangat penting sekali itu sebabnya kami menggandeng pihak dinas kesehatan untuk melayani masyarakkat,“ Jelas Kapolda Senin (30/3).

Disela-sela wawancara beliau juga menyinggung soal Pihak Kepolisian yang telah menekan dan mengurangi aktivitas keramaian yang dilakukan dalam Operasi Nusa II. “Kita sama–sama tahu bahwa, Polda sudah melakukan Operasi Nusa II yang bertujuan mengurangi aktivitas keramaian yang dilakukan oleh masya­rakat,”  ujarnya. (Mg-7)