AMBON, Siwalimanews – Pelaksanaan harian Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Sadly Ie memastikan, seluruh insentif tenaga kesehatan yang menangani pasien Covid-19 di Maluku telah tuntas dibayarkan.

“Tadi menurut data dari Plt Kadis Kesehatan, pembayaran insentif nakes telah selesai,” ucap Sadly kepada Siwalimanews usai upacara HUT Kemerdekaan RI ke-76 di Lapangan Merdeka, Selasa (17/8).

Pembayaran insentif tenaga kesehatan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Maluku kata Sadly, dilakukan untuk bulan Januari hingga Juli, sesuai dengan permintaan DPRD.

Dan untuk membayar insentif tersebut, Pemerintah Provinsi Maluku telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp 11 miliar lebih.

“Untuk anggaran insentif nakes itu anggaran yang digelontorkan Rp 11 miliar lebih,” ungkap Sadly.

Baca Juga: Sampono: Sudah Saatnya Pemerintah Berpihak ke Timur Indonesia

Diselesaikan pembayaran ini, maka persoalan insentif tenaga kesehatan yang selama ini menjadi polemik telah ditangani dengan tuntas.

Ditempat terpisah, Plt Kepala Dinas Kesehatan Maluku Zulkarnaini kepada Siwalimanews, juga memastikan pihaknya telah menuntaskan pembayaran insentif tenaga kesehatan.

“Sudah lunas semua insentif tenaga kesehatan, baik yang bertugas di RSUD Haulussy, RSUD Izhak Umarela maupun RSKD,” jelasnya.

Total anggaran yang digelontorkan untuk membayar insentif nakes ini kata Zulkarnaini, mencapai Rp 11.725.179.000,- dengan total tenaga kesehatan yang menerimanya sebanyak 500 orang lebih.

Ia menambahkan, insentif yang telah dibayarkan tuntas ini, adalah bulan Januari hingga Juli, sedangkan untuk bulan Agustus belum bisa dibayarkan, karena masih dalam bulan berjalan. (S-50)