AMBON, Siwalimanews – Pemprov Maluku Senin (16/3), mendadak menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) pencegahan dan pengendalian Covid-19.

Rakor digelar di lantai VII Knator Gubenrur Mlauku itu, menyusul instruksi Presiden Joko Widodo untuk seluruh kepala derah baik provinsi, kabupaten maupun kota menyikapi secara serius penyebaran Covid-19 yang saat imi sudah masuk ke Indonesia.

Pantauan Siwalimanews terlihat rakor tersebut dihadiri seluruh pemangku kepentingan baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota di Maluku. Menariknya, ada hal yang tidak biasa diperlihatkan di rakor ini. Sejumlah pejabat enggan berjabat tangan.

Mereka takut virus mematikan ini terkontaminasi masuk ke dalam tubuh. Salah satu pejabat dari Kabupaten Bursel saat disapa Siwalimanews dan hendak berjabat tangan menolak secara halus.

“Nona manis, katong antisipasi saja eee barang ini (Covid-19 red) katong seng tahu akang mampir kapan ditubuh. Jadi mari katong saling pahami jua ee,” ungkap pejabat tersebut.

Baca Juga: Stok Cairan Antiseptik Habis di Apotik

Pemandangan lainnya, para pegawai di Kantor Gubernur juga enggan bersentuhan langsung melalui jabat tangan.

Informasi yang dihimpun,  Rakor yang dipimpin Gubernur Maluku, Murad Ismail itu dihadiri seluruh stakeholder di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. (S-32)