AMBON, Siwalimanews – Pemerintah Kota Ambon dinilai tidak sepenuhnya memperhatikan kebutuhan masyarakat nelayan di Kota Ambon. Itu terbukti, dimana sejak dulu, nelayan di Negeri Latuhalat kesulitan memperoleh bantuan kelautan dan perikanan, terutama seperti alat pancing tonda, dari Pemerintah Kota Ambon.

Salah satu Nelayan asal Negeri Latuhalat Niko Mahulette kepada wartawan di Ambon, Senin (25/9) mengaku, kegiatan-kegiatan yang bersifat serimoni yang dilakukan oleh pihak mana pun, termasuk pemerintah, memang baik. Namun alangkah baiknya, pemkot juga memperhatikan apa yang menjadi kebutuhan nelayan.

“Kegiatan seperti diskusi kemarin itu baik dan bisa jadi motivasi. Tapi yang kami minta, pemkot juga harus bisa secara langsung bertatap muka, agar kami bisa sampaikan aspirasi kami, terutama kepada walikota, agar kedepan kami bisa menjalankan fungsi secara baik dalam menghasilkan ikan sebagai hasil tangkapan. Sebab untuk memenuhi itu semua  kami butuh bantuan alat pancing tonda,” ucap Mahulette.

Bantuan itu kata Mahulette, bisa diberikan dalam bentuk kelompok atau apa saja yang terpenting, nelayan bisa mendapatkan itu. Selain fasilitas kredit yang kenyataannya sangat sulit diperoleh para nelayan.

“Selaku RT, warga kita itu hampir 60 orang berprofeai sebagai nelayan, sehingga kami butuh bantuan itu. Karena selama ini tidak ada bantuan-bantuan itu. Kalau memang itu membutuhkan semacam persyaratan atau sebagainya, kami mohon petunjuk agar kami juga bisa mendapatkan bantuan-bantuan itu,” ucap Mahulette.

Baca Juga: Terima Berkas Tahap II, Jaksa Kurung Anak Ketua DPRD di Rutan Waiheru

Menurutnya, pemkot semestinya melakukan identifikasi di lapangan terkait apa yang dibutuhkan masyarakat, khususnya masyarakat nelayan di Latuhalat ini.

Karena jika berbicara tentang kesejahteraan nelayan, seperti yang telah disampaikan, maka harus diakui bahwa nelayan disini tidak pernah tersentuh dengan bantuan-bantuan dari pemerintah, terutama alat pancing tonda. Padahal, itu bagian dari kebutuhan nelayan.

“Sementara soal kepemilikan kartu-kartu nelayan untuk nantinya mempermudah nelayan, salah satunya mungkin saat membeli BBM untuk mencari. Itu juga mestinya diprioritaskan oleh pemerintah,” harap Mahulette.(S-25)