Pemerintah daerah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) sangat optimis kuota Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2021 dapat terpenuhi.

Hal ini diungkapkan Bupati Timotius Akerina kepada Siwalima usai membuka dengan resmi tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang berlangsung di Gedung Hatu Telu.

Bupati mengharapkan, seluruh peserta dalam mengerjakan soal perlu konsentrasi dan tenang dalam menyelesaikan soal-soal tes, sehingga bisa lulus dengan nilai yang memuaskan.

“Sebab yang menentukan lulus atau tidak adalah peserta sendiri. Tes seleksi CASN saat ini berlangsung dengan sistem yang sangat terbuka dan transparan,” tuturnya.

Dikatakan, untuk sekarang ini yang bisa menentukan lulus dan tidaknya ada peserta sendiri dan bukan siapa-siapa atau lewat koneksi.

Baca Juga: Panja RSUD Haulussy Temukan Banyak Permasalahan

Tes CPNS sekarang ini menu­rutnya sudah terkoneksi dengan sistem yang sangat terbuka atau transparansi. “Dengan melihat besar kecilnya passing grade masing-masing orang yang terbaca di sistem aplikasi,” ingatnya.

Mantan wakil bupati SBB ini juga mengakui, bagi peserta yang memiliki nilai tertinggi dialah yanh sudah dinyayakan lolos SKD, hannya menunggu tes berikutnya yakni tes SKB.

“Dan bagi yang belum mengikuti tes saya berharap, harus banyak belajar, dan berdoa, karena ada banyak soal di internet di geogle, tinggal di baca saja dan kalau serus belajar kuncinya pasti berhasil,” pesan bupati.

Lanjutnya, peserta yang sudah lolos SKD jangan merasah puas dulu karena ada sesi tes berikutnya yakni SKB. Sebab SKB yang menentukan untuk menjadi ASN.

“Jadi jangan merasa puas dengan nilai yang sudah dicapai, nanti tes berikutnya tidak belajar bisa mempengaruhi nilai yang sudah tes hari pertama, karena ini persaingan semakin ketat,” tegasnya.

Dirinya sangat optimis kalau peserta tes dilingkup Pemkab SBB akan menuai hasil yang maksimal.

“Dengan Koata 122 ini pasti dapat terisi, karena nilai TWK turun menjadi 60, kalau tahun lalu 65 orang. Sebab pada sesi hari pertama saja sudah lolos 25 orang dan seterusnya,” ucapnya.

Bupati optimis, untuk kuota dapat terisi semua dan yang lolos ini benar benar memiliki kualitas sehingga nantinya disaat di tempat kerjanya dia bisa mampu mengerjakan apa yang menjadi harapan pemerintah daerah. (S-48)