Merupakan salah satu kabupaten yang rawan bencana, Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) memperkuat ketangguhan masyarakat.

Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah melaksanakan kegiatan Sosialisasi, Komunikasi, Informasi dan Edukasi Rawan Bencana serta Pengembangan Kapasitas Tim Reaksi Cepat (TRC) Bencana.

Bupati Maluku Barat Daya, Benyamin Thomas Noach,S.T, dalam sambutannya mengatakan Kabupaten MBD merupakan salah satu daerah yang rawan bencana gempa dan tsunami.

“Kita tidak dapat mengelak dan menyesalinya. Tetapi kita dapat meminimalisir bencana tersebut, dengan hikmat yang diberikan Tuhan pada kita, kata bupati dalam sambutannya.

Selanjutnya Noach menambahkan dari pengalaman yang ada biasanya sebelum bencana datang selalu ada tanda-tanda yang diberikan Tuhan baik tanda alam maupun tanda-tanda yang telah disiapkan melalui teknologi.

Baca Juga: MBD Bisa Jadi Kabupaten Termaju di Maluku

Selain itu dengan kejadian itu yang harus diajarkan kepada masyarakat agar tanggap terhadap situasi yang akan terjadi untuk menyelamatkan diri.

“Harapan Pemerintah Daerah dan forkompimda agar kegiatan ini dapat dilaksanakan sampai ke desa-desa agar tiap desa mempunyai Tim Reaksi cepat (TRC) yang dapat meminimalisir dampak dari bencana yang akan terjadi,” ucap Noach.

Bencana merupakan tanggung jawab semua pihak yang ada di daerah ini, dari pemerintah daerah, stakeholder, maupun seluruh masyarakat untuk itu dirinya mengajak seluruh pihak untuk bersatu padu, saling mendukung  melalui pemahaman yang baik untuk bersama-sama menjaga  keselamatan daerah ini.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Kajari MBD, Dandim 1511 Pulau Moa, Wakil Bupati Maluku Barat Daya, Sekretaris Daerah, Kabag OPS Polres MBD, Tim Sosialisasi dari BPBD Provinsi Maluku, serta peserta sosialisasi. (S-39)