AMBON, Siwalimanews – Dari 70 situs budaya, agama dan sejarah di Indonesia yang di revitalisasi Polri guna melestarikan budaya dan sejarah, dua diantaranya berada di Maluku.

Kedua objek yang direvitalisasi yakni Gereja Tua di Pulau Banda, Kabupaten Maluku Tengah dan Masjid Tua Wapaue Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah. Khusus Kota Ambon, revitalisasi Masjid Tua Wapaue telah dilakukan Polresta Ambon. Hal ini merupakan kegiatan terpusat yang di laksanakan serentak dalam menyambut HUT Bhayangkara ke-77.

“Polresta Ambon melaksanakan kegiatan pelestarian warisan budaya, agama dan sejarah di Maluku salah satunya masjid tertua di Negeri Kaitetu, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah. Kegiatan yang dilakukan merupakan wujud nyata upaya Polri dalam menjaga, merawat dan menghormati warisan bangsa yang menjadi simbol perjuangan dalam sejarah bangsa Indonesia, terkhususnya di Maluku dan Kota Ambon,” jelas Kapolresta Ambon Kombes Raja Arthur Lumongga Simamora di sela sela kunjungan di masjid tersebut, Sabtu (1/7).

Menurut kapolresta, Masjid Wapaue dipilih sebagai salah satu situs agama yang bersejarah yang akan mengalami proses revitalisasi. Masjid ini memiliki makna yang mendalam bagi umat Muslim di Maluku.  Pasalnya, masjid ini merupakan masjid tertua di Maluku yang telah berdiri sejak tahun 1414 di Negeri Kaitetu dan menjadi saksi sejarah penyebaran agama Islam di Maluku.

Di dalam masjid tersimpan musyaf Al Quran yang selesai ditulis pada tahun 1550. Al Quran tersebut ditulis oleh Imam Muhammad Arikulapessy menggunakan tinta dari campuran getah pohon dan pena urat enau, Konon musyaf Al Quran ini termasuk tertua di Indonesia.

Baca Juga: DPRD Maluku Sumbang Hewan Kurban

“Melalui revitalisasi ini, Polri memperbaiki kondisi fisik masjid serta menyediakan sarana dan prasarana yang memadai bagi para pengunjung. Kegiatannya dilaksanakan kurang lebih 2 Minggu sebelum Hari Bhayangkara, dan kemarin sudah dilaksanakan Kegiatan Revitalisasi via Zoom dengan bapak Kapolri yang langsung Meninjau lokasi revitalisasi melalui via zoom,” ungkap kapolresta.

Masjid Wapaue juga masih aktif sampai sekarang dan digunakan masyarakat untuk Sholat. Dalam rangka memperingati hari Bhayangkara ke 77 tahun 2023, Polri melakukan revitalisasi dengan tujuan memperindah area sekitar masjid, dan memperbaiki kondisi bangunan. Melalui revitalisasi ini, Polri berkomitmen untuk merawat dan memperindah situs bersejarah ini agar menjadi tempat yang nyaman dan bermakna bagi masyarakat.

“Revitalisasi situs budaya kearifan lokal ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri dalam melestarikan warisan sejarah dan kearifan lokal. Kami berharap melalui langkah ini, masyarakat akan semakin mengenal dan mencintai sejarah serta menghormati jasa-jasa pahlawan bangsa,” tutup kapolresta.(S-10)