AMBON, Siwalimanews – Lonjakan kasus Covid-19 di Maluku sampai saat ini masih terus terjadi, walaupun berbagai upaya telah dilakukan, baik oleh Pemprov Maluku maupun pemerintah kabupaten/kota lainnya.

Dua daerah di Maluku yang laju kasus covidnya masih terus menanjak naik yakni, Kota Ambon dan Kabupaten Maluku Tengah, bahkan hari ini, tercatat adanya penambahan 41 kasus. Dari jumlah ini 40 pasien berasal dari Ambon dan 1 pasien dari Maluku Tengah.

“Bertambahnya 41 kasus baru ini, maka jumlah kasus di Maluku meningkat menjadi, 2.551 kasus. Jumlah ini merupakan akumulasi dari 883 pasien dalam perawatan, 1630 pasien sembuh dan 38 pasien meninggal dunia,” ungkap Ketua Harian Gugus Tugas Maluku Kasrul Selang kepada wartawan di Knator Gubernur Maluku, Sabtu (19/9).

Adapun 40 kasus baru dari Kota Ambon adalah, pasien dengan inisial NS (52) perempuan, AL (57) laki-laki, MDL (40) perempuan, AMT (29) perempuan, DAS (30) perempuan, ZS (31) laki-laki, TBS (26) perempuan, AA (26) laki-laki, SK (57) perempuan, LP (39) laki-laki, EK (18) perempuan, WR (33) laki-laki, FJ (43) perempuan serta SK (17) perempuan dan JLB (13) laki-laki.

Berikutnya, ME (36) perempuan, GAM (47) laki-laki, FLM (24) perempuan, BW (36) laki-laki, IGW (16) laki-laki, IKS (40) laki-laki, WM (20) perempuan, LAN (34) laki-laki, MT (41) perempuan, ABF (35) perempuan, FA (18) laki-laki FA (13) perempuan dan  KFT (30) laki-laki serta GHT (28) laki-laki,

Baca Juga: Pemerintah akan Suntik 20 Juta Vaksin Tiap Bulan

Selanjutnya, VS (45) perempuan, DP (15) laki-laki, WE (32) perempuan, LDS (48) laki-laki, MMM (23) perempuan, JJR (24) laki-laki, JCD (25) perempuan, JS (14) laki-laki dan FT (24) perempuan dan NKA (9) perempuan serta JH (51) laki-laki.,

“Untuk 1 pasien baru asal Maluku Tengah yakni, berinisial ATT (24) berjenis kelamin laki-laki,” urai Kasrul.

Mereka yang baru terkonfirmasi ini, untuk Kota Ambon saat ini sementara di rawat di BPSDM, RSUP Leimena, RS siloam, serta Balai Diklat Pertanian Waiheru serta beberapa hotel yang dipakai pemkot untuk Karantina terpadu, semnetara untuk Maluku Tengah berada di RSUD Masohi.

Sedangkan 883 pasien yang dalam perawatan saat ini, berasal dari Kota Ambon 780 pasien, Maluku tenga 58 pasien, Tual 16 pasien, Malra 15 pasien, Aru 3 pasien, SBB 3 pasien, Buru 3 pasien dan MBD 3 pasien sementara Kabupaten Tanimbar 2 pasien.

“Suspek sampai saat ini tetap 463 tak berubah dengan rincian, 461 suspek asal Kota Ambon dan 2 suspek asal Maluku Tengah,” tandas Kasrul. (S-39)