PIRU, Siwalimanews – Saat ini di Kabupaten Seram Bagian Barat sudah tak ada lagi pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19, maupun suspek, dengan demikian, daerah ini dinyatakan bebas dari Covid-19 dan berhak menyandang status zona hijau.

Juru bicara Tim Gugus Tugas SBB Hendry Mandaku menjelaskan, berdasarkan Surat Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Nomor. 443.33/3436.a/Dinkes tertanggal 22 Agustus 2020, perihal penyampaian hasil Lab. Covid-l9 atas 7 sample dari SBB yang terdiri atas 3 pasien terkontirmasi positif dan 4 pasien reaktif melalui rapid test semuanya dinyatakan negatif Covid-19.

“Dengan demikian, sejak awal pandemi Covid-l9 hingga saat ini jumlah pasien terkonfimasi positif hanya 13 orang. Dimana dari 13 orang itu, jumlah pasien sembuh sebanyak 11 orang dan 2 orang meninggal dunia,” urai Mandaku dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalimanews, Kamis (28/8).

Untuk pasien yang  terkonfirmasi positif tersebut, mereka adalah pelaku perjalanan dari luar Kabupaten SBB. Dengan demikian saat ini Kabupaten SBB dinyatakan bebas Covid-l9 dan berhak menyandang status daerah zona hijau.

Status zona hijau ini diperoleh berkat kerja keras pemda melalui Ketua Tim Gugus SBB Moh yasin Payapo bersama forkopimda  dan dukungan seluruh masyarakat di bumi Saka Mese Nusa dalam mentaati portokol kesehatan serta pengawasan ketat pada setiap pintu masuk ke SBB.

Baca Juga: Lagi, Satu Pasien Covid di Ambon Meninggal

“Atas kerja keras pemda bersama forkopimda ini, penanganan dan pencegahan Covid-19 melalui protokol kesehatan dapat dipertahankan, sehingga SBB selalu masuk dalam zona hijau,” ujarnya.

Untuk itu kata Mnadaku, pemda berharap masyarakat ikut berperan dalam menjaga kesehatan pribadi maupun orang lain dengan tetap mengikuti protokol kesehatan Covid-19 yang dianjurkan oleh pemerintah agar kabupaten ini tetap mempertahankan status zona hijau.

Walaupun SBB telah bebas dari Covid-19, namun kesadaran masyarakat sangat  diperlukan untuk mengatasi penyebaran wabah Covid-19 ini.

“Disamping itu, kita juga wajib terus bergotong royong menjaga protokol kesehatan, terus menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan,” pintanya. (S-48)