AMBON, Siwalimanews – Bencana tanah longsor akibat intensitas hujan yang tinggi kembali terjadi di Maluku. Kali ini terjadi di Kecamatan Saparua Timur, tepatnya di Negeri Sirisori Islam, Kabupate Maluku Tengah, Rabu (13/7).

Longsor yang terjadi tepat diakses jalan utama yang menghubungkan Negeri Sirisori Islam ke Negeri Ullat dan Ouw tertutup material tanah.

“Longsor yang terjadi hari ini merupakan longsor susulan, yang mengakbatkan seluruh akses jalan utama yang menghubungkan beberpa negeri di Kacamatan Saparua Timur tertutup,” jelas Kasi Humas Polresta Ambon Ipda Moyo Utomo kepada wartawan di Mapolresta Ambon, Rabu (13/7).

Agar akses jalan tersebut tidak didekati masyarakat kata Utomo, pihak Polsek Saparua memasang garis polisi di lokasi longsoran.

“Hal itu dilakukan untuk membatasi warga masyarakat yang melintas maupun yang datang untuk melihat lokasi longsoran,” ujarnya.

Baca Juga: 5 Kapolres dan Kabid Dokkes Maluku Diganti

Saat ini menurut Utomo, Kapolsek Saparua AKP J Walalayo sementara berkoordinasi dengan Forkopincam Saparua Timur agar bisa berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Malteng agar dapat melakukan langkah-langkah penanganan bencana.

“Pak Kapolsek saat ini sementara berkoordinasi, agar ada penanganan, beliau juga menghimbau kepada masyarakat agar dapat selalu berhati-hati dan waspada akan terjadinya longsor susulan,” jelas Utomo.(S-10)