DENGAN melibatkan 50 guru, Ambon Music Office (AMO) bekerjasama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Bosscha Observatorium, menggelar Pelatihan Guru Science Technology Engineering Arts & Pengamatan Gerhana Bulan Total.

Direktur AMO, Rony Loppies, Senin (7/11) di Ambon mengungkapkan melalui momentum gerhana bulan penuh ini maka dimanfaatkan guna menambah wawasan para tenaga pendidik khususnya di bidang musik terkait dengan pemanfaat alam semesta dan air dalam bermusik.

“Bayangkan kalau tidak ada harmoni didalamnya, juga Air, sumberdaya air harus bisa terjaga karena ada harmoni atau keseimbangan dengan faktor alam lainnya,” ungkap, loppies.

Tambahnya, harmoni bagian dari musik yang tidak hanya berbicara tentang paduan bunyi, tapi juga dapat dikaitakan dengan keselarasan yang dibangun antara manusia, alam semesta, dan air.

Oleh sebab itu, pelatihan ini dilakukan dengan tujuan agar apa yang dipahami para guru ini dapat dikembangkan dan kemudian diimplementasi, serta tentunya dapat berikan kepada para siswa. “Jadi dihubungkan antara musik dan STEAM untuk kecerdasan guru yang nantinya ditransformasikan kepada anak-anak,” terangnya.

Baca Juga: Rekonsiliasi ke Arah Perbaikan, Laha Gelar Tahlilan Negeri

Diuraikan Loppies, untuk kegiatan ini diikuti oleh guru musik pada Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang merupakan 10 pilot project pelaksanaan kurikulum musik binaan AMO.

“Mungkin ada tambahan peserta dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura dengan total peserta yang diusulkan maximum 50 orang,” tandasnya.

Untuk diketahui, kegiatan ini mulai dilaksankan pada hari Senin (7/11) dan dibuka dengan pelatihan yang kemudian ditutup pada Selasa (8/11) malam, dengan mengamat Gerhana Bulan Total. (S-25)