AMBON, Siwalimanews – Setelah sebelumnya dibuka satu Rumah Sakit (RS) lapangan, Pemerintah Kota Ambon kembali mendapat penambahan satu lokasi yang diberikan khusus Pemprov Maluku guna melaksanakan penanganan kepada warga yang terpapar.

“Kemarin kita sudah tambah lagi satu guest house dengan kapasitas untuk 34 orang, ini ditambah lagi oleh pemerintah provinsi satu asrama yang diharapkan mulai hari ini juga sudah bisa difungsikan,” kata Jubir Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Ambon Joe Adrianaansz, kepada wartawan di Balai Kota Ambon, Kamis (1/7).

Kata Adriaansz, adanya penambahan RS lapangan ini dikarenakan peningkatan kasus. Sehingga salah satu hotel yang dikhususkan untuk mengkarantina para pasien terpapar Covid-19 sementara penuh, dengan kapasitas 35 orang.

“Untuk yang hotel pertama itu sudah penuh dengan kapasitas 35 orang. Sementara yang guest house dengan kapasitas penampungan sebanyak 34 orang ini telah terisi delapan kamar,” jelasnya.

Untuk jumlah terkonfirmasi sampai dengan 30 Juni kemarin kata Adriaansz, mengalami peningkatan, dimana angka terpapar sudah menembus 448 jiwa. Total sembuh sebanyak 5.014, dan jumlah meninggal juga mengalami peningkatan yakni 89 jiwa.

Baca Juga: Rapid Tes Antigen di DPRD Maluku, 11 Orang Reaktif

Oleh sebab itu, langkah antisipasi dari akar telah dilaksanakn melalui pene­rapan pemberlakuan pemba­tasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro yang tentunya menyentuh lapisan masyarakat yang paling bawah.

“Diharapkan untuk seluruh satgas yang berada di ditingkat desa, kecamatan, negeri, kelurahan untuk nantinya mulai hari ini sudah memasang spanduk yang menerangkan peta zonasi dari lokasi tersebut,” ungkapnya.

Hal ini menurutnya, perlu dilakukan agar pergerakan masyarakat dapat dikontrol. Tak hanya itu agar warga juga mengetahui lokasi tempat tinggal atau berkunjungnya, berada pada peta zonasi hijau, kuning, orange, merah, atau hitam.

Sebelumnya diberitakan, berdasarkan data terakhir yang dimiliki Kota Ambon per Senin (28/6), angka terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 371 jiwa, total sembuh 5.010 jiwa, dan jumlah orang yang meninggal sebanyak 88 jiwa.

Lantaran membludaknya angka terkonfirmasi di Kota Ambon, maka Pemerintah Kota Ambom (Pemkot) mengambil inisiatif untuk membuka kembali rumah sakit (RS) lapangan.

“Sekarang makin naik. Kita buka hotel, saya tidak sebutkan nama hotelnya nanti masyarakat takut kesitu. Lokasi itu sudah penuh, dengan jumlah kuota pasien yang harus ditangani sebanyak 34 jiwa,” ungkap Sekretaris Kota Ambon, A. G Latuheru, kepada wartawan, di Balai Kota Ambon, Selasa (29/6).

Latuheru mengungkapkan, hari ini juga ada satu RS yang dibuka kembali, guna membantu proses penanganan pasien-pasien covid-19 yang terpapar. “Lalu mulai hari ini kita buka lagi satu, dengan kapasitas 25-34 dan baru terisi satu jiwa,” katanya.

Dengan adanya penambahan jumlah terkonfirmasi di Kota Ambon, dirinya menghimbau kepada masyarakat agar tetap menjalankan protokol kesehatan (Prokes) yakni, rajin mencuci tangan, menghindari kerumunan, menjaga jarak, dan tetap menggunakan masker.

Tak hanya itu, dirinya juga meminta kepda masyarakat, apabila ada anggota keluarganya terkonfirmasi untuk tidak menutupi diri dari tenaga kesehatan yang hendak melakukan tracking-tracing.

“Kalau kita ingin memutuskan mata rantai penyebaran itu (tracking/trcing) harus kita lakukan,” himbaunya.

Tak hanya itu, dirinya juga meminta warga sekitar juga turut berpartisipasi apabila sempat melakukan kontak dengan warga yang terindikasi. Hal tersebut guna mempermudah satgas memutus mata rantai penyebaran Covid-19. (S-52)