MASOHI, Siwalimanews – Bupati Maluku Tengah Malteng Tuasikal Abua kembali memberikan assessment kepada sedikitnya 32 Kepala Pemerintah Negeri (KPN) yang telah selesai melakukan realokasi APB-Negeri.

Sebelumnya Bupati memberikan assessment kepada sedikitnya 34 KPN guna memastikan pemanfaatan Dana Desa tahun ini guna memenuhi kebijakan pemerintah terutama pada kegiatan padat karya, bantuan langsung tunai desa serta yang terutama adalah penanganan Covid-19.

Assessment Bupati Tuasikal Abua yang didampingi Wakil Bupati Marlatu Leleury dipusatkan di Baileo Sukarno Masohi, Kamis (23/4).

Kepada wartawan, usai memberikan assessment, bupati  mengatakan, pemkab mesti memastikan realokasi APB-Negeri setiap negeri di Malteng agar sesuai dengan kebijakan pemerintah dalam hal peruntukan perioritas pengelolaan DD tahun ini, terutama untuk penanganan Covid serta perkuatan ekonomi masyarakat.

“Kita perlu pastikan realokasi APB-Negeri agar peruntukan sesuai dengan kebijakan terutama penanganan Covid serta penguatan ekonomi masyarakat melalui kegiatan padat karya serta bantuan langsung tunai kepada masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga: Gustu Diminta Tingkatkan Pelayanan di Tempat Karantina

Dijelaskan, assessment harus dan mutlak dilakukan. Hal ini bukan hanya untuk melaksanakan instruksi pemerintah pusat. Namun peruntukan DD guna mengendalikan situasi mulai ekonomi masyarakat serta program pencegahan dan percepatan penanganan Covid-19 harus dipastikan dialokasikan dalam realokasi APB-Negeri pada setiap negeri.

“Kita tidak hanya menjalankan perintah pempus, namun pengunaan DD dalam hal mengendalikan situasi saat ini, mulai dari upaya perkuat ekonomi masyarakat hingga penanganan Covid-19 harus dipastikan,” ucapnya.

Bupati berharap, setiap negeri lainnya yang belum selesai melakukan realokasi dokumen APB-Negeri dapat segera menyelesaikan agar pengunaan DD guna mengendalikan situasi ditengah perang terhadap Covid-19 di desa dapat segera disiapkan.

“Jadi total yang kita assessment sudah sekitar 60 desa. Jumlah seluruh desa di Malteng 140 lebih. Jadi yang lain ini kita harap segera diselesaikan agar Situasi pengendalian Covid-19 dapat segera dilakukan,” tandasnya.(S-36)