AMBON, Siwalimanews – Kendati telah memiliki fasilitas kesehatan yang cukup baik, namun laboratorium kesehatan dan kalibrasi alat kesehatan masih jauh dari perhatian Pemprov Maluku.

Kekesalan terhadap sikap Dinkes Maluku yang terkesan cuek dengan fasilitas kesehatan ini disampaikan anggota Komisi IV DPRD Provinsi Maluku Andi Munaswir kepada wartawan di Baileo  Rakyat Karang Panjang, Jumat (11/8).

Munaswir menyayangkan dan prihatin dengan banyaknya anggaran kesehatan yang tidak dapat dimanfaatkan oleh Dinas Kesehatan, sementara disisi lain, daerah ini membutuhkan kebijakan pemprov guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.

”Kami menyayangkan dan prihatin dengan banyaknya anggaran kesehatan yang tidak dimanfaatkan, padahal kita butuh kebijakan pemprov untuk meningkatkan mutu layanan kesehatan yang salah satunya melalui peningkatan mutu atau kualitas Labkes Provinsi Maluku,” kesal Munaswir.

Secara khusus Munaswir juga menyoroti terkait dengan keberadaan laboratorium kalibrasi alat kesehatan yang ada bangunannya, tetapi alat untuk mengkalibrasi alat kesehatan justru tidak ada, sedangkan anggaran yang dialokasikan bagi dinas ini cukup besar dan hingga akhir tahun 2022 lalu terdapat begitu besar anggaran yang tidak terserap.

Baca Juga: Inspektorat Maluku Didesak Audit Proyek Mess Maluku

“Dalam hal kalibrasi alat kesehatan untuk menjaga standar pelayanan dan meningkatkan kualitas atau mutu pelayanan, maka fasilitas kesehatan yang menggunakan peralatan kesehatan wajib terstandarisasi, maka disinilah peran laboratorium kalibrasi,” ujar Munaswir.

Selain itu kata Munaswir, keberadaan laboratorium kalibrasi alat kesehatan bukan saja untuk menjaga kualitas mutu pelayanan, tetapi sebaliknya kalibrasi peralatan kesehatan dapat meningkatkan PAD yang belakangan ini mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Apalagi selama ini sebanyak 226 puskesmas dan faskes lainnya yang berada di Maluku harus melakukan pengkalibrasian peralatan pada pihak swasta dengan biaya yang cukup besar. Namun jika laboratorium kalibrasi Maluku dioptimalkan, maka sudah barang tentu akan mendatangkan potensi PAD yang luar biasa besarnya.(S-20)