AMBON, Siwalimanews – Kota Ambon pada periode Bulan November 2021 mengalami inflasi 1,14 persen dengan IHK 1083.

Kepala Badan Pusat Statistik Maluku Asep Riyadi mengungkapkan dari 90 Kota IHK di Indonesia, tercatat 84 kota mengalami inflasi dan 6 kota mengalami deflasi.

“Inflasi tertinggi terjadi di Kota Sintang sebesar 2,01 persen. Inflasi terendah terjadi di Kota Pontianak dan Kota Bima 0,02 persen. Deflasi tertinggi terjadi di Kota Kotamobagu 0,53 persen. Deflasi terendah terjadi di Kota Tual 0,16 persen dengan IHK 108,77 ,” ungkap Riyadi dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalimanews, Jumat(3/12).

Dari 90 Kota IHK kata Riyadi, ranking IHK Kota Ambon naik ke posisi 10, sementara ranking IHK Kota Tual turun ke posisi 12.

Disisi lain untuk inflasi bulanan Kota Ambon berada pada posisi ke-2, inflasi tahun kalender posisi ke-3, sedangkan inflasi tahun ke tahun ada pada ranking ke-6.

Baca Juga: Pansel Akui Seleksi Ulang, Jasmono: Ada Peserta Copy Paste Makalah

“Inflasi bulanan Kota Tual berada pada posisi ke-85, inflasi tahun kalender pada posisi ke-16, dan inflasi tahun ke tahun berada pada ranking ke-49,” urainya.

Sejumlah komoditas utama yang mengalami kenaikan harga atau memberikan andil terbesar terhadap inflasi Kota Ambon pada November 2021 diantaranya, angkutan udara, cabai rawit, ikan layang, minyak goreng, lemon, biskuit, pelumas/oli mesin, mangga, daging ayam ras, dan pisang.

Sementara untuk 10 komoditas yang mengalami penurunan harga pada November 2021 dan memberikan andil terbesar terhadap deflasi Kota Tual adalah, ikan tongkol, ikan teri, ikan kakap putih, ikan layang, terong, jeruk nipis, telur ayam ras, ikan selar, ikan kembung, dan embal gepe. (S-51)