TUAL, Siwalimanews – Kontingen Pesparani Kota Ambon, berpeluang meraih juara pada enam mata lomba dari sembilan yang diikuti.

Keenam mata lomba yang dipertandingkan di hari pertama yang diikuti kontingen Kota Ambon yakni, Cerdas Cermat Rohani (CCR) Katolik Anak dan CCR Remaja yang berlangsung di Gedung LPTQ Dumar Tual, selanjutnya lomba Mazmur Anak dan Mazmur Remaja di Gereja St Andreas Ohoitel, Bertutur Kitab Suci yang dipusatkan di arena utama Lapangan Lodar-El serta lomba Paduan Suara Orang Muda Katolik (OMK) yang berlangsung di Gereja St Fransiskus Xaverius Tual.

Khusus pada mata lomba CCR anak dan remaja, dua grup asal Kota Ambon tampil solid di babak penyisihan dengan “melahap” semua jawaban yang diberikan dewan juri dan melenggang ke putaran final yang rencananya akan berlangsung hari ini, Rabu (28/9).

Di kategori CCR anak yang diwakili Claudia C Rahametwan, Clara Myrika Madapun, dan Maria Al Tia Palang Ama yang menenpati regu B sukses mengungguli wakil dari Kabupaten Malra dan Maluku Barat Daya dengan meraih 1.800 poin.

Untuk kategori remaja, lagi-lagi regu Kota Ambon unggul jauh dengan 2.425 poin dari Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) yang hanya miliki 1.075 poin dan Kabupaten Buru 400 poin.

Baca Juga: Wagub Serahkan Mobil Ambulance ke Pemerintah Negeri Luhu

Sedangkan pada lomba bertutur Kitab Suci Kontingen Kota Ambon menurunkan Tanti M Wandan, Tanti bertutur sesuai kitab Lukas Pasal 16 ayat 19-31 dengan perikop Orang Kaya dan Lazarus.

Sedangkan pada kategori bernyanyi Mazmur anak, Kota Ambon menurunkan Ana Belbina Corason Jamlean yang akan membawakan Mazmur pujian dengan judul SEGALA UJUNG BUMI.  Sementara Mazmur Remaja dari 10 peserta, Michael Desantos Liang tampil di nomor urut 7, dan sukses membawakan Mazmur pujian berjudul Kiranya Segala Bangsa.

Terakhir lomba paduan suara OMK, dengan dirigen Alin Kelbulan tampil dengan busana serba kuning dengan nomor undian 3 mampu memikat tiga juri dan penonton yang membludak di Gedung Gereja dengan lagu wajib Sicut Cervus Desiderat dan lagu pilihan Tuhan adalah Raja serta etnik berjudul Mae.

Sementara tiga mata lomba yang akan berjalan di hari kedua yang diikuti kontingen Kota Ambon yakni, Mazmur orang muda katolik (OMK), Mazmur Dewasa dan Paduan Suara Dewasa Campuran (PSDC).

Semua mata lomba ini akan diumumkan hasil penilaiannya saat upacara penutupan Pesparani, Kamis (29/9) malam, terkecuali lomba cerdas cermat yang haislnya langsung dapat diketahui saat itu juga. (S-25)