AMBON, Siwalimanews – Kinerja Bank Maluku Maluku Utara triwulan I di posisi Maret 2021  tumbuh sangat baik.

Tercatat total aset  sampai Maret  2021 direalisasi 8,3 Triliun, atau tum­buh 13,19 persen dengan penca­paian 105,26 persen dari target yang direncanakan 7,8 triliun.

“Total penyaluran kredit 5,42 Tri­liun, atau tumbuh 5,14 persen de­ngan pencapaian 155 persen, dana pihak ketiga untuk triwulan I total 5,849 Triliun atau tumbuh 11,74 per­sen secara year on year. Jadi per­tumbuhannya dibandingkan triwu­lan I tahun 2020, atau dengan pen­capaian 102,06 persen,” jelas Dirut Bank Maluku Malut, Syahrisal Imbar kepada wartawan di lantai 4 Kantor Pusat Bank Maluku Malut, Senin (19/4) didampingi Komisaris Utama, MAS Latuconsina dan Direktur Umum Pierre. Edwin Mahulette.

Syahrisal yang juga pensiunan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Makassar-Sulawesi Selatan ini menyebutkan,  untuk laba sebelum pajak 72,5 M atau mencapai 102, 51 persen dari target yang direncanakan sebesar 70, 338 miliar. Sedangkan laba bersih 50,56 miliar atau mencapai 102, 4 persen dari target yang direncanakan sebesar Rp 55, 176 miliar.

“Untuk CAR sampai triwulan I 28,52 persen. Dan CAR ini masih terjaga dan cukup bagus, ROA nya juga 3,43 persen, REO nya 18,27 persen. NIM nya 7,84 persen dan MPL gross 1,96 persen, LDF 86,20 persen,” jelas pria kelahiran Makassar, 25 Maret 1962 ini.

Baca Juga: Pangdam Ajak Generasi Muda Teladani Sosok Slamet Riyadi

Sementara untuk laporan keuangan triwulan I Desember 2020 bertumbuh dengan baik dengan aset Rp 8,409,164,656,316. Penyaluran kredit Rp 4,965,438,824,981. Untuk dana pihak ketiga mencapai 5, 227,952,944,847, sedangkan kredit yang diberikan yaitu, 4,9 Triliun.

“Laba sebelum pajak 239,421,793,066.  Rasio dapat kami sampaikan bahwa, CAR Bank Maluku Malut terjaga pada tingkat 26,16 persen dari kewajiban minimum menyediakan di posisi 8 persen. ROA nya 2,81 persen, ROE 15,85 persen, NIM 7,45 persen, BOPO 75,23 persen, NPL gross 1,90 persenm dan LDR 94,98 persen. MPL gross 1,90 persen dan KP nya 2,03 persen

Sebelumnya Komisaris Utama Bank Maluku Malut, MAS Latuconsina menyebutkan, direksi Bank Maluku Malut saat ini sudah lengkap, yang terdiri dari Direktur Utama, Syahrisal Imbar, Direktur Pemasaran, Jetty Lukur, Direktur Kepatuhan, Abidin dan Direktur Umum Pierre Edwin Mahulette

Ia berharap, dengan adanya Dirut yang baru akan menambah energi baru lagi agar Bank Maluku Malut semakin lebih baik.

“Dengan kompoisisi ini kita berharap Bank Maluku Malut bisa lebih baik lagi, walaupun sekarang sudah mulai baik,” ujarnya.

Mantan Wakil Walikota Ambon ini menyebutkan, kinerja Bank Maluku Malut sangat baik, sehingga dalam waktu dekat pihaknya akan mengusulkan calon Komisaris Independen Basri Adly Bandjar   ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mengikuti fit and proper test.

“Kita sebelumnya pernah usulkan yang bersangkutan ke OJK, tetapi belum bisa diterima sehingga OJK memberikan kesempatan agar 6 bulan setelah itu diusulkan lagi. Karena itu dalam waktu dekat akan kita usulkan lagi ke OJK, bulan April ini sudah 6 bulan kita akan usulkan mudah-mudahan tidak ada halangan sehingga bisa mengikuti fit and proper test, dan bisa ditetapkan sebagai Komisaris Independen sehingga lengkap sudah kepengurusan dan direksi pada PT Bank Maluku Malut,” ujarnya.

Sesuai hasil rapat umum pemagang saham tahunan dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang sudah dilaksanakan 6 April 2021, kata  Latuconsina beberapa keputusan yang sudah diputuskan adalah laporan kinerjai direksi dan dewan komisaris.

“RUPS Tahunan adalah menyangkut kinerja keuangan, dan kedua RUPSLB yaitu skenorio pemunuhan modal inti dan yang paling utama penetapan Direktur Utama PT Bank Maluku Malut setelah yang bersangkutan lulus uji kelayakan oleh,” tuturnya

Ia berharap, kehadiran Direktur Utama PT Bank Maluku Malut ini menjadi energi tambahan di Bank Maluku Malut sehingga kinerja lebih baik lagi.

“Memang capaian-capaian laba dan keuangan capai target,” ujarnya. (S-19)