AMBON, Siwalimanews – Kebakaran hebat terjadi di RT 02 RW 01 Talake, Kelurahan Wainitu, Kecamatan Nusa­niwe, Sabtu (29/8) sekitar pukul 19.30 WIT menghanguskan empat rumah.

Kerugian dari kebakaran di­taksir mencapai ratusan juta ini menghanguskan rumah milik La Erwin, Mirna, Femi Kamal dan rumah milik keluarga Muhamad Ridwan Ahmad.

Kuat dugaan kebaran ini ber­asal dari lilin pada rumah milik La Erwin yang merupakan seorang tukang becak.

Pantauan Siwalima di lokasi kejadian, enam unit mobil pemadan kebakaran Kota Ambon yang diterjunkan  ke lokasi kejadian berjuang 3 jam baru berhasil memadamkan api dan  dibantu oleh masyarakat.

Hampir semua rumah yang terbakar itu rata dengan tanah, hanya sedikit barang yang berhasil diselamatkan oleh warga sekitar.

Baca Juga: 10 ASN di Pemkab SBT Terima Satyalancana Karya Satya

Kebakaran ini sendiri membuat kemacetan panjang di sepanjang jalan Dr. Sitanala Talake karena banyak warga yang menonton kebakaran hebat tersebut.

Rumah milik La Erwin, Mirna dan Muhamad Ridwan Ahmad habis terbakar beserta isinya, sementara rumah milik Femi Kamal hanya terbakar sebagian  karena berhasil diselamatkan.

Menurut pengakuan salah satu saksi, Muhamad yang rumahnya berjarak sekitar 30 meter dari lokasi kejadian, ia melihat asap mengepul dan mendengar teriakan warga ada kebakaran.

“Saya melihat muncul asap yang tebal dan mendengar teriakan dari warga sekitar bahwa telah terjadi kebakaran,. Saya langsung menuju ke sumber asap tersebut. setelah saksi tiba di sumber asap, ternyata sumber api yang berasal dari rumah La Erwin telah membesar dan membakar sebagian isinya,” terang Muhamad.

Dirinya kemudian bersama dengan La Erwin dan warga sekitar langsung memadamkan api dengan alat seadanya.

“Kami sudah berusaha untuk memadamkan api dengan alat seadanya namun api terus membesar,” terangnya di lokasi kejadian.

Sementara keterangan lain dari La Erwin, sebelum kejadian terjadi, dirinya dan istri sementara masak, usai masak mereka sempat keluar rumah, sehingga rumah dalam keadaan kosong.

“Saya sempat pergi dan rumah dalam keadaan kosong, sehingga tidak mengetahui adanya kebakaran yang berasal dari rumahnya,” jelasnya.

Hal senada juga datang dari Faisal. Kata Faisal,  saat kejadaian ia berada di jalan raya. Ia  baru kaget terjadi kebakaran setelah mendengar teriakan warga.

“Setelah mendengar teriakan warga, terjadi kebakaran baru saya menuju ke sumber api. Saya lihat kobaran api sudah membesar dari dalam rumah La Erwin. Kami berusaha untuk memadamkan tapi tidak berhasil sebelum pemadan kebakaran tiba di lokasi,” ungkapnya.

Barulah sekitar pukul 19.40 WIT, 6 unit mobil pemadam kebakaran milik Kota Ambon tiba di TKP untuk memadamkan api. Api baru berhasil di padamkan pada pukul 22. 30 WIT.

Usai kebakaran,m aparat dari Polresta Ambon kemudian memasang garis polisi di lokasi kejadian.

Kasat Reskrim Polresta Ambon dan PP Lease, AKP Mido Manik yang di konfirmasi Siwalima tadi malam belum berhasil. Namun informasi yang berhasil di himpun, polisi sementara menyelidiki kasus ini. (Mg-5)