AMBON, Siwalimanews –  Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Yudo Margono, didampingi sang istri meresmikan Kesatrian Tawiri Lantamal IX yang terletak di Desa Tawiri, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, Sabtu, (19/6).

Peresmian itu ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Kasal dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti serta pengguntingan pita oleh Ketua Jalasenastri Vero Yudo Margono.

Kasal dalam ama­natnya mengatakan, sarana dan prasarana bagi komponen utama pertahanan negara sangat berpengaruh terhadap hasil capaian dari operasi gelar kekuatan.

“Lantamal IX sebagai pangkalan pendukung bagi Kapal perang Republik Indonesia, pesawat udara maupun satuan Korps Marinir yang bertugas melaksanakan operasi di wilayah timur secara umum, telah dapat melaksanakan tugas tersebut secara optimal,” ujar Kasal.

Menurut Kasal, peresmian Kesatrian Tawiri pada hari ini, merupakan salah satu upaya TNI AL untuk menciptakan fasilitas, dalam rangka meningkatkan kinerja organisasi.

Baca Juga: Pasca Gempa 6,1 SR , TNI Gabung Dalam Tim Terpadu

Di sisi lain, peresmian Kesatrian Tawiri ini juga merupakan wujud keseriusan TNI AL dalam mening­katkan kualitas pelaksanaan tugas, guna mendukung operasional orga­ni­sasi ke depan yang semakin kom­pleks dalam menghadapi era glo­balisasi yang berkembang dinamis.

Pada kesmepatan itu, Kasal dan Ketua Jalasenastri Vero Yudo Mar­gono juga menyerahkan material kesehatan untuk percepatan pemuli­han Covid-19 bagi masyarakat Ma­luku kepada Rumah Sakit Angkatan Laut dr FX Suhardjo Ambon dan Dinas Kesehatan Lantamal IX.

Untuk diketahui, Kesatrian ini dibangun, dikarenakan terbatasnya ketinggian jembatan merah putih. Didalam Kesatrian Tawiri terdapat dermaga untuk bersandar KRI bertonase besar dan fasilitas docking bagi kapal perang serta mampu mendukung kebutuhan logistik, berupa pengisian bahan bakar, air tawar dan kebutuhan lainnya.

Kesatrian Tawiri juga memiliki fasilitas mess, sarana ibadah (masjid dan gereja). Terdapat juga prasarana olahraga, area joging track serta tata letak perkantoran yang indah.

Jika lingkungan bersih dan sehat, maka akan tercipta suasana yang nyaman bagi seluruh prajurit dalam mendukung terlaksananya tugas pokok. (S-45)