AMBON, Siwalimanews – Sejumlah pedagang di Maluku City Mall (MCM) melakukan aksi demo, Rabu (1/4) menuntut pihak pengelola menurunkan harga sewa ruangan.

Mereka merasa berat, kalau harus membayar biaya sewa Rp 5 juta  hingga Rp 9 juta per bulan. Sebab, pasca virus corana masuk Ambon dan adanya himbauan pemerintah untuk warga berada di rumah, tingkat pembelian menurun drastis.

“Kami minta kompensasi dari pihak pengelola, karena kami tidak sanggup membayar biaya sewa,” tandas salah satu pedagang saat aksi demo di depan MCM.

Kebijakan pemerintah untuk membatasi ruang gerak warga untuk mencegah penyebaran virus corona, kata dia, harusnya bisa disikapi oleh pengelola MCM. “Harga sewa harus diturunkan, karena minimnya jumlah pembeli,” ujarnya.

Pedagang lainnya mengatakan, para pedagang sudah berupaya dengan berbagai cara hingga menyurati pengelola MCM agar diberikan kompensasi, namun tidak direspons.

Baca Juga: Bulog Diminta Segera Pasok Gula Pasir ke Maluku

“Kondisi  virus corona ini harus bisa dimaklumi oleh pengelola, harus ada kompensasi,” ujarnya.

Sementara Manager Marketing Property MCM, Ardiansyah mengaku, pihaknya telah menerima keluhan dari para pedagang, namun tidak bisa berbuat apa-apa, karena harus menunggu keputusan dari pimpinan di pusat.

“Dikatakan kami telah menerima segala masukan, tapi kami tidak bisa mengambil keputusan kami masih menunggu keputusan dari pusat,” kata Ardiansyah, kepada wartawan.

Ardiansyah mengatakan, pengelola sudah memberikan kebijakan untuk menunda pembayaran sewa. Sesuai kontrak harus bulan April, tetapi ditunda sampai bulan Mei.

“Sesuai dengan kontrak mereka harus membayar di awal bulan tetapi mengingat kondisi kami melakukan penundaan sampai bulan Mei,” jelasnya.

Soal tuntutan pedagang untuk menurunkan harga sewa, kata Ardiansyah, harus menunggu keputusan pimpinan pusat. “Kami bukan pemberi kebijakan, kami harus menunggu keputusan dari pimpinan pusat,” ujarnya. (Mg-7)