AMBON, Siwalimanews – Fraksi Partai Gerindara DPRD Maluku merasa prihatin dengan keluhan masyarakat yang sementara berada ditempat karantina, yang sudah sebulan lebih harus menjalani masa karantina akibat terpapar Covid-19, sehingga tidak dapat pulang untuk bekerja bagi keluarga.

Kepada Siwalima ketua Fraksi Gerindra Andi Munaswir mengatakan, pihaknya akan mendorong pemerintah daerah untuk dapat memberikan sentuhan bagi keluarga pasien Covid-19 yang kesehariannya harus bekerja sebagai tulang punggung.

“Fraksi Gerindra akan dorong pemda untuk perhatikan keluarga pasien Covid-19, yang sehari-hari bekerja sebagai tulang punggung,” jelas Munaswir, Minggu (14/6).

Untuk keluarga yang masih diisolasi atau karantina sebagai tulang punggung, didorong untuk memberikan sentuhan artinya tetap dirumah bisa makan, karena kalau orang tua dikarantina anak-anak itu tidak bisa makan dirumah hal ini, kata Munaswir perlu dilakukan sebagai bentuk dari keberpihakan pemerintah kepada anggota keluarga, khusus anak-anak yang ditinggalkan oleh orang tua yang menjalani masa isolasi diri ditempat karantina agar anak tersebut dapat makan dirumah.

“Kasihan juga kalau orang tuannya yang sebagai tulang punggung diisolasi lalu anak-anak mau makan apa,” terang Andi.

Baca Juga: Sopir Truk Logistik Ngamuk di Dermaga Ferry Galala

Apalagi dalam konteks Kota Ambon yang hampir merupakan wilayah kelurahan pasti masyarakat tidak akan mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT), sehingga hal ini harus diperhatikan oleh pemerintah daerah.

Sementara itu terkait dengan keluhan lamanya hasil pemeriksaan swab PCR pasien ditempat karantina, Munaswir mengakui, jika pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Ketua Gugus Tugas Provinsi Maluku dan dijelaskan, jika swab yang diambil tidak dapat langsung diuji melainkan harus melalui masa inkubasi dahulu.

Namun, Ia menegaskan jika pihaknya akan mendorong gugus tugas untuk dapat memprioritaksan pemeriksaan swab milik warga yang sementara berada ditempat-tempat karantina, sehingga jika hasilnya negatif maka dapat mempercepat pemulangan untuk mencegah terjadinya persoalan ditempat karantina. (Mg-4)