AMBON, Siwalimanews – Pencarian terhadap La Saleh, nelayan asal Banda Neira, Kabupaten Maluku Tengah oleh Tim SAR gabungan akhirnya membuahkan hasil. Pria 60 tahun ini ditemukan di pesisir pantai Desa Kumber Pulau Banda Neira dalam kondisi meninggal dunia, Minggu (5/3).

Korban sendiri diketahui melaut sejak tanggal 1 Maret menggunakan perahu di sekitar Perairan Pulau Banda, namun tak kunjung kembali. Hingga informasi kecelakaan laut ini diterima oleh Koordinator Pos SAR Banda, dan dilakukan operasi pencarian korban pada hari pertama, Tim SAR gabungan hanya berhasil menemukan perahu milik korban.

“Hari pertama pencarian yang tim temukan hanya perahu milik korban, diduga korban terjatuh dari perahu,” jelas Kepala Kantor SAR Ambon Mustari kepada wartawan di Ambon, Senin (6/3).

Sejak saat itu kata Mustari, pencarian intens dilakukan setiap harinya dengan menyasar sejumlah titik koordinat. Baru pada hari keempat atau tepat, Minggu (5/3) kemarin, korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

“Pos SAR Banda beserta unsur potensi SAR kembali melanjutkan operasi pencarian hari keempat dengan menggunakan Rigit Inflatable Boat (RIB 07). Dua jam pencarian, tim SAR gabungan menerima informasi dari Koordinator Pos SAR Banda, bahwa korban berhasil ditemukan disekitar perairan Desa Kumber Pulau Banda Neira dalam kondisi meninggal dunia,” ungkap Mustari.

Baca Juga: Harga Barang Masih Tinggi, Komisi III Warning Disperindag

Mendapat informasi tersebut, tim kemudian bergerak menuju perairan Desa Kumber, selanjutnya korban berhasil dievakuasi tim SAR gabungan dan dibawa menuju kediaman korban di Desa Lonthor Pulau Banda Besar.

“Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR dinyatakan selesai atau ditutup dan seluruh unsur potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing,” tutur Mustari. (S-10)