AMBON, Siwalimanews – Kepaal Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Ambon, Marcela Haurissa mengatakan, dirinya menargetkan pertengahan tahun 2021, pelayanan dukcapil sudah berbasis online.

Haurissa mengungkapkan, target tersebut harus berjalan, di pertengahan tahun, meskipun ada kendala, namun dirinya bersih keras pelayanan tetap akan dilaksanakan secara online. Tapi, tak menutup kemungkinan untuk pelayanan secara manual juga.

“Bisa online kalaupun ada kendala namanya juga IT pasti ada jaringan dan segala macam kami tetap membuka kesempatan untuk datang mengurus secara manual,” ungkapnya kepada wartawan di Balai Kota Ambon, Rabu (18/11).

Diakuinya meski ada kendala di lapangan, terkait dengan ketersediaan alat atau bahkan kurang pahamnya masyarakat dengan cara pengoperasian android dan lain sebagainya tetap tak menjadikannya kendor untuk melaksanakan program tersebut.

“Untuk itu kami mendahului ini dengan sosialisasi. Tadi kami baru saja selesai zoom juga tentang pelayanan online, dengan  kepala desa, kelurahan, raja, dan camat itu sebagai langkah awal supaya mereka menyampaikan kepada perangkat-perangkat desa yang di bawah dan juga kepada masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga: Jelang HUT, Ditpolairud Gelar Aksi Donor Darah

Diungkapkan, pelaksanaan sosialisasi terkait dengan pematangan program 2021 layanan dukcapil berbasis online dilaksanakan pada 50 desa/kelurahan yang ada di Kota Ambon. “Kemarin juga kami sudah mulai sosialisasi secara langsung tetapi tetap menerapkan protokol kesehatan, masing-masing jaga jarak, sudah mulai dari Desa Laha nanti kita akan sisir semua sampai selesai,” paparnya.

Ketika disinggung terkait dengan proses sosialisasi akan dilakukan berapa lama, dirinya mengungkapkan disesuaikan dengan jumlah desa dan kelurahan, agar semua dapat terselesaikan. (Cr-6)